Serangkaian HUT ke-35, Unitas Mapala Citta Mandala Unwar Gelar Donor Darah

Oleh : | Kamis, 31 Maret 2022 | Dibaca : 69 Pengunjung

Serangkaian HUT ke-35, Unitas Mapala Citta Mandala Unwar Gelar Donor Darah

Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35, Mapala Citta Mandala Universitas Warmadewa menyelenggarakan kegiatan Donor Darah yang mengusung tema “Bersatu dalam Ikatan Persaudaraan serta Peduli Sesama” Kamis (31/3/22). Rektor Unwar, Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK., mengucapkan selamat kepada Mapala Citta Mandala yang merayakan hari ulang tahunnya yang ke-35. Pihaknya selalu berpesan bahwa hakekat dari sebuah perayaan ulang tahun adalah umur yang berkurang setahun tetapi pengalaman yang bertambah setahun. Dengan begitu diharapkan pengalaman-pengalaman ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan peran Unitas Mapala Citta Mandala dalam rangka mencapai cita-cita. Semua kegiatan yang dilakukan harus berorientasi pada angan-angan dan dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan institusi. Unitas Mapala ini adalah salah satu organisasi kemahasiswaan yang mendukung konservasi. “Konservasi memiliki makna yang sangat luas yaitu menggali yang sudah tidak ada, memelihara dan mengembangkan yang sudah ada atau bahkan menciptakan budaya baru yang bisa dilestasikan sehingga tugas Unitas Mapala secara langsung sudah ikut menyukseskan visi Universitas Warmadewa”, ungkapnya. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengatakan bahwa pecinta alam ini adalah salah satu lembaga unitas kemahasiswaan di Unwar yang sangat penting dan strategis, baik internal kampus maupun eksternal. Warmadewa sebagai kampus hijau, tentunya memerlukan kegiatan yang dapat menjaga, mengkonservasi, dan melestarikan alam sesuai dengan Visi Warmadewa yaitu bermutu, berwawasan ekowisata, dan go global 2034. Dalam perspektif Citta Mandala, konsep bermutu diterjemahkan mewujudkan lingkungan yang sehat serta berkualitas. Konsep ekowisata yaitu mewujudkan pariwisata Bali yang ramah lingkungan. Konsep go global, yaitu yang peduli terhadap isu global saat ini. ”Sebentar lagi Bali akan menjadi tempat penyelenggaraan G20 dan salah satu isu pentingnya adalah perubahan lingkungan, bagaimana unitas ini dapat memberikan kontribusi pemikiran sehingga pemikiran-pemikiran saudara bisa digunakan sebagai bahan bagi para pemimpin kita. Inilah sebenarnya langkah-langkah pemikiran yang harus dilakukan sehingga tidak hanya sekedar berorganisasi melainkan organisasi yang dibuat memiliki visi dan visi itu harus dapat memperkuat visi kelembagaan kita”, pungkasnya. [dd]

 



BERITA LAINNYA

LIHAT ARSIP BERITA LAINNYA