FS Unwar Gelar Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Tenganan

Oleh : | Selasa, 29 Maret 2022 | Dibaca : 63 Pengunjung

FS Unwar Gelar Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Tenganan

Fakultas Sastra Universitas Warmadewa menyelenggarakan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Tenganan Pegringsingan Karangasem, Selasa (29/3/22). PKM yang mengusung tema “Menumbuhkan Wawasan Bahasa dan Budaya bagi Masyarakat Desa Wisata” diikuti oleh Dosen dan 98 mahasiswa semester 2 Fakultas Sastra Unwar. Dekan FS Unwar, Prof. Dr. I Nyoman Kardana, M.Hum., mengatakan dipilihnya desa Tenganan sebagai lokasi PKM karena dari segi keilmuan FS Unwar sudah sesuai dengan tempat ini yangmana Desa Tenganan merupakan desa wisata yg masih sangat kental dengan tradisinya. Pemertahanan tradisi sangat penting untuk menjaga warisan budaya yang ada di desa tersebut. Namun, penting juga untuk memberikan beberapa hal yang berkaitan dengan pariwisata, seperti memberikan pengajaran bahasa inggris berbasis budaya kepada siswa SD di Desa Tenganan, memberikan penyuluhan budaya terkait tradisi yang ada di desa tersebut dan memberikan pendampingan dalam surat menyurat yang baik dan benar kepada staf di Kantor Desa Tenganan. Dalam PKM kali ini, FS Unwar memberikan beberapa penyuluhan, pelatihan, dan pengajaran yang terdiri dari penyuluhan Budaya untuk pengelola objek wisata Tenganan & masyarakat desa adat yang akan disampaikan oleh Dosen Budaya FS Unwar yaitu Dr. Drs. A.A. Gede Raka, M.Si dan pelatihan surat menyurat dengan Bahasa Indonesia untuk staf Kantor Desa Tenganan yang disampaikan oleh Drs. I Nengah Mileh, M.Hum beserta tim. Diharapkan pelatihan ini dapat membantu para staf desa dalam membuat surat yang baik dan benar dalam Bahasa Indonesia. Selanjutnya, ia menyampaikan bahwa para mahasiswa juga ikut terlibat dalam Pengajaran Bahasa Inggris berbasis budaya untuk anak-anak di SD 1 Tenganan dan SD 4 Tenganan. “Jadi semua kegiatan yang kami lakukan sudah sesuai dengan bidang ilmu baik dilihat dari kompetensi mahasiswa maupun dosen. Kemudian, dilihat dari kontribusinya tentu dapat memberikan sentuhan dan manfaat kepada masyarakat khususnya siswa sekolah dasar dalam memotivasi mereka sekaligus memberikan pemahaman betapa pentingnya menguasai Bahasa Inggris. Dilihat dari visi kami, baik prodi, fakultas, maupun universitas yang salah satu kata kuncinya adalah berwawasan ekowisata, maka yang kami lakukan saat ini tentunya sudah linier dan tepat. Disamping itu kami juga memberikan bantuan berupa tempat sampah kepada pengelola tempat wisata dan sekolah-sekolah tempat kami mengajar”, pungkasnya. [dd]

 



BERITA LAINNYA

LIHAT ARSIP BERITA LAINNYA