• Selamat Datang di Website Resmi Universitas Warmadewa - Bermutu, Berwawasan Ekowisata dan Berdaya Saing Global Pada Tahun 2034 - Jalan Terompong 24 Tanjung Bungkak, Denpasar, Bali, Indonesia - Email : info@warmadewa.ac.id - Telp. 0361-223858 - Fax. 0361-

DIKLATDAS XIX KSR-PMI Guna Bhakti Unwar

  • 31 Januari 2019
  • 211 Pengunjung
DIKLATDAS XIX KSR-PMI Guna Bhakti Unwar

KSR-PMI Guna Bhakti Universitas Warmadewa menyelenggarakan Pembukaan Pendidikan dan Latihan Dasar (DIKLATDAS) dengan tema "Menambah Kualitas Sukarelawan Muda yang Siaga serta Sigap Dalam Menjalankan Tugas Kemanusiaan" pada Rabu, 30 Januari 2019 di Bumi Perkemahan Dukuh Blahkiuh, Abiansemal - Badung. Acara dihadiri oleh Wakil Rektor III Unwar, Pengurus PMI Kota Denpasar, Pembina KSR-PMI Guna Bhakti, KSR-PMI se Kabupaten Badung dan se Kota Denpasar, perwakilan BEM dan Unitas di lingkungan Unwar, dan seluruh anggota KSR-PMI Guna Bhakti Unwar.

Ketua Panitia Ni Made Rara Suhitha mengatakan DIKLATDAS adalah sebuah agenda tahunan guna mencetak tenaga-tenaga relawan yg profesional, terlatih dan terampil. Disinilah pentingnya DIKLATDAS bagi relawan muda sebagai wadah penempaan mental dan dasar-dasar pelatihan kepalangmerahan dan kemanusiaan. DIKLATDAS sebagai proses lanjutan yg harus dilalui bagi anggota muda KSR-PMI Guna Bhakti Unwar yg sudah mengikuti orientasi untuk menjadi anggota biasa atau relawan yg siap ditugaskan dan memberikan pelayanan. DIKLATDAS kali ini diikuti sebanyak 35 orang dan dilaksanakan selama 8 hari mulai tgl 30 Januari 2019 - 6 Pebruari 2019. Adapun materi yg akan diberikan selama DIKLATDAS antara lain Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, Perkenalan Organisasi PMI, Pertolongan Pertama, Perawatan Keluarga, Kesehatan Remaja, Penanganan Bencana, Restoring Family Link, Program Berbasis Masyarakat, Kepemimpinan, Water and Sanitation, dan Simulasi Lapangan.

Ketua Umum KSR-PMI Guna Bhakti Unwar Fahrur Rozi mengatakan kepada seluruh anggota muda yang akan dilantik menjadi anggota biasa kegiatan ini merupakan bekal menjadi seorang relawan kedepannya. Dengan adanya DIKLATDAS dapat memberikan motivasi bagi para peserta untuk menjadi relawan yang siap menjalankan tugasnya sesuai dengan tujuan dari DIKLATDAS ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan dan kualifikasi bagi Anggota Muda KSR-PMI Guna Bhakti Unwar dan mampu menjadi generasi penerus yang bisa meneruskan dan membuat program atau kegiatan di tingkat Nasional di setiap tahunnya.

Pengurus PMI Provinsi Bali I Made Mudra berharap dapat menjadikan tema yang dibuat ini sebagai sasaran atau alat ukur dari kualitas yang dihasilkan para anggota KSR-PMI Guna Bhakti Unwar sehingga menjadikan para pesertanya siap sebagai relawan yang sigap dan siaga  dan juga diharapkan agar DIKLATDAS kali tidak memberikan pelatihan-pelatihan yang berlebihan tetapi bisa lebih memberikan praktek-praktek dibandingkan teori.

WR III Unwar Dr. Ir. I Wayan Parwata, M.T., IPM mengatakan unitas KSR-PMI Guna Bhakti merupakan salah satu aset Unwar khususnya di bidang kegiatan sosial. Harapan kedepan bagaimana kegiatan-kegiatan sosial yang dilakukan para anggotanya tercatat setiap tahunnya dan juga bagaimana mereka bisa membuat program serta rencana aksi dari program tersebut sehingga target dan keberhasilannya jelas. Selain bisa melakukan kegiatan rutin diharapkan KSR-PMI Guna Bhakti mampu mengagendakan kegiatan itu dalam bentuk kompetisi misalnya program PKM seperti contoh yang bisa diangkat 'evaluasi motivasi mahasiswa sebagai relawan' sehingga unitas ini tidak hanya bisa melakukan kegiatan fisik saja melainkan mampu berkompetisi juga dalam program kreativitas di bidang ilmiah.

Dikatakan KSR-PMI Guna Bhakti Unwar memiliki dokumen Kampus Siaga Bencana (KSB) yang merupakan salah satu dokumen yang bisa menjadi penilaian di borang akreditasi. "Selain kuantitas, kualitas juga harus dimiliki oleh seluruh anggota KSR-PMI Guna Bhakti yang bergerak di bidang-bidang sosial. Kedepannya itu adalah bekal mereka yang kedepannya bisa diaplikasian setelah mereka lulus nanti terutama jiwa relawan yang dimiliki. Harapannya ilmu yang didapat tidak hanya di aplikasikan dikampus saja namun bisa terjun langsung membantu masyarakat, seperti contoh adanya program antisipasi banjir atau penebangan pohon yang dapat mereka lakukan agar bisa mereka catat dalam dokumen KSB tersebut", ungkapnya.

Humas Bappsik Unwar Melaporkan

  • 31 Januari 2019
  • 211 Pengunjung

Lainnya

Pencarian