• Selamat Datang di Website Resmi Universitas Warmadewa - Bermutu, Berintegritas dan Berwawasan Lingkungan Kepariwisataan - Jalan Terompong 24 Tanjung Bungkak, Denpasar, Bali, Indonesia - Email : info@warmadewa.ac.id - Telp. 0361-223858 - Fax. 0361-235073

SEMINAR NASIONAL KONSEPSI #3 FT UNWAR

  • 07 Desember 2018
  • 98 Pengunjung
SEMINAR NASIONAL KONSEPSI #3 FT UNWAR

Fakuktas Teknik Universitas Warmadewa menyelenggarakan Seminar Nasional Konsep dan Implementasi (KONSEPSI) #3 dengan tema"Mitigasi Bencana Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Menghadapi Ancaman Bencana" pada hari Jumat, 7 Desember 2018 di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama Unwar. Acara dihadiri oleh Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Rektor Unwar, Para Pembicara, Direktur Pascasarjana, Dekan dan Wakil Dekan dilingkungan Unwar dan yang mewakili, Sekreraris Lemlit, Kajur dan Sekjur dilingkungan FT Unwar, UPM FT Unwar, Ka. Lab dilingkungan FT Unwar, Dosen dan Staf dilingkungan FT Unwar, DPM, BEM, Dan HMJ dilingkungan FT Unwar, dan seluruh peserta seminar nasional.

Ketua panitia A.A. Gede Raka Gunawarman, ST., MT., dalam laporannya menyampaikan acara konsepsi 3 merupakan acara seminar rutin yang diadakan setiap tahun bergantian dengan pelaksanaan Seminar Internasional. Untuk Seminar Nasional Konsepsi #3 kali ini mengambil tema Mitigasi Bencana. Seperti yang diketahui, selama 2 tahun terakhir ini Bali terkena bencana alam secara langsung berupa letusan Gunung Agung dan gempa bumi. Sehingga tema seminar ini sangat cocok untuk memberikan edukasi kepada seluruh peserta untuk memberikan pengetahuan tentang mitigasi bencana. Ilmu ini nantinya dapat digunakan mahasiswa untuk diimplimentasi di masyarakat lewat pengabdian pada masyarakat atau KKN.

Dekan FT Unwar, Prof. Dr. Ir. I Wayan Runa, MT., menyampaikan seminar ini merupakan kegiatan yng rutin diadakan FT Unwar. Tahun depan akan diselenggarakan Seminar Internasional. Tema seminar kali ini terkait dengan mitigasi bencana. Seperti yang diketahui penyebab bencana bisa dari proses alam dan perbuatan manusia. Kita sebagai insan kampus seharusnya memberikan edukasi untuk tanggap terhadap bencana dan mampu menjaga lingkungan untuk mengurangi bencana. Tanggung jawab moral bagi mahasiswa menjaga alam dan lingkungan. Karena alam rusak maka manusia juga akan dirusak oleh alam. Pembicara dalam seminar ini adalah narasumber yang ahli dalam bidang mitigasi bencana. Sehingga harapannya narasumber mampu memberikan pengetahuannya kepada peserta seminar.

Rektor Unwar, Prof. dr. Dewa Putu Widjana DAP&E, Sp. ParK., dalam sambutannya menyambut baik acara seminar ini. Bali merupakan salah satu daerah yang rawan bencana gempa bumi, letusan, longsor, puting beliung, dan lainnya. Topik ini sangat tepat dan penting untuk memberikan pengetahuan tentang mitigasi bencana dan mengajarkan masyarakat untuk siaga bencana. Pengetahuan dari narasumber yang ahli ini akan menambah wawasan kita. Unwar sebagai satu-satunya kampus siaga bencana di Bali, sudah harus bisa mensosialisakan pengetahuan untuk siaga terhadap bencana. Mahasiswa dengan pengetahuan yang didapat hari ini mampu memberikan sosialisasi kepada masyarakat sebagai implimentasi Kampus Siaga Bencana (KSB). Sehingga mahasiwa peserta seminar ini agar lebih intens dalam mengikuti seminar ini dan mampu menambah pengetahuan sehingga menajdikan Unwar Kampus Siaga Bencana.

Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Proponsi Bali, Dr. Drs. A.A Gede Oka Wisnumurti, M.Si., Indonesia dan Bali adalah wilayah yang memiliki tingkat rawan bencana tinggi seperti kemarin, Bali diguncang gempa 5,7 SR. Unwar sebagai PT yang memiliki Fakultas Teknik dengan jurusan Arsitektur dan Sipil mampu lebih konsen dalam memikirkan pembangunan berkonsep anti bencana. Selain itu Unwar sebagai satu-satunya Kampus Siaga Bencana di Bali harus memiliki kelompok siaga bencana yang ahli dan tanggap terhadap bencana. Dari seminar ini, hasilnya dapat dirumuskan untuk menghasilkan konsep pengetahuan serta keterampilan tentang mitigasi bencana. Sehingga hari ini tidak hanya membahas teori saja namun sudah ada konsep dan strategi yang jelas.

Ketua YKKPB sebagai salah satu Tim Ahli Pembangunan Pemprov. Bali, menyampaikan untuk saat ini Pemprov. Bali dalam RPJMD Bali merumuskan konsep untuk 5 Tahun kedepan BPBD bersama Pemprov. Bali mampu melaksanakan program Penanggulangan bencana yang terinterigasi berbasis kearifan lokal. Harapannya seminar ini bisa memberikan masukan dan rumusan untuk konsep ini. Konsep tersebut akan sangat bermanfaat bagi pemerintah. Selain itu ini juga dapat dijadikan wadah kepada Unwar untuk bekerja sama dengan Pemprov. Bali dalam penanggulangan bencana yang profesional dan tetap menjujung kearifan lokal. Informasi tentang kebencanaan ini juga penting kepada wisatawan agar tetap aman saat kunjungannya ke Bali.

Yayasan sangat mendukung kegiatan ini sebagai salah satu pencerminan Spirit Sapta Bayu dan implimentasi Visi Misi Unwar. Nantinya FT Unwar juga bisa diundang untuk memberikan paparan hal penting dan edukasi generasi masyarakat yang antisipasi terhadap bencana.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Pembicara utama antara lain:
1. Dr. Surono (Praktisi Mitigasi Bencana Nasional),
2. Dr. Ir. Amien Widodo, M.Si (Pakar Geofisika dari Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya),
3. Ir. Eko Agus Prawoto, M.Arch (Pakar Arsitektur dari Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta), dan
4. Prof. Dr. Ir. I Wayan Runa, MT (Pakar Konservasi Arsitektur dari Universitas Warmadewa Bali)

Setalah pemaparan materi dari pembicara utama dilanjutkan dengan Seksi Panel dibagi menjadi 3 Ruangan antara lain :
1. Ruang I, Strategi Perencanaan Mitigasi Bencana yang dimoderatori oleh I Nyoman Gede Maha Putra, ST., M.Sc., Ph.D.
2. Ruang II, Kebijakan Manajemen Resiko dan Tata Ruang yang dimoderatori oleh Ir. Cok Agung Yajuna, MT.
3. Ruang III, Teknologi, Inovasi Desain, dan Rekayasa Kontruksi yang dimoderatori oleh I Wayan Wirya Sastrawan, ST., MT.

Humas BAPPSIK Melaporkan.

  • 07 Desember 2018
  • 98 Pengunjung

Lainnya

Pencarian