• Selamat Datang di Website Resmi Universitas Warmadewa - Bermutu, Berintegritas dan Berwawasan Lingkungan Kepariwisataan - Jalan Terompong 24 Tanjung Bungkak, Denpasar, Bali, Indonesia - Email : info@warmadewa.ac.id - Telp. 0361-223858 - Fax. 0361-235073

BEM Unwar Gelar Seminar Regional "Membangun Kebhinekaan, Keberagaman dan Anti Radikalisme.

  • 14 Juli 2018
  • 440 Pengunjung
BEM Unwar Gelar Seminar Regional

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Warmadewa (BEM Unwar) menggelar Seminar Regional dengan mengusung tema "Membangun Kebhinekaan,  Keberagaman dan Anti Radikalisme" di Ruang Sidang Sri Kesari Mandapa Universitas Warmadewa, (Jumat 13/7) k. Seminar dibuka langsung oleh Kepala BAPPSIK Unwar, I Made Artawan, S.E.,M.M., yang mewakili Rektor Unwar dan dihadiri oleh Ketua Yayasan kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., yang sekligus sebagai narasumber pada seminar ini. Hadir pula Wakil Dekan III Teknik Unwar, Wakil Dekan III FISIP Unwar,  Wakil Dekan III FKIK Unwar, Wakil Dekan III FH Unwar, dan perwakilan dari Fakultas Sastra Unwar, serta mahasiswa Unwar sebagai peserta.

Presiden BEM Unwar, I kadek Windu Darma Jaya, mengatakan bahwa seminar ini merupakan tahap awal seminar regional yang dilaksanakan dan puncak acara seminar akan dilaksanakan pada tanggal 21 Juli 2018 mendatang. Direncanakan puncak seminar akan mengundang seluruh perwakilan mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Bali. Pada kesempatan tersebut, Windu Darma Jaya mengajak seluruh mahasiswa  Unwar untuk bersama-sama menjaga kampus dari paham-paham rasikalisme, sehingga bisa menjadikan kampus Unwar Multikultur. "Mari kita bersama-sama junjung tinggi nilai keberagaman di kampus ini, sehingga aktivitas keseharian di kampus menjadi harmonis,"ujar Windu, Jumat (13/7) kemarin.

Kepala BAPPSIK Unwar, I Made Artawan, S.E.,M.M., mengatakan saat ini Bangsa Indonesia sedang gencar-gencarnya memerangi faham radikalisme yang kini penyebarannya merambah ke dunia pendidikan, termasuk ke perguruan tinggi. Terlebih, Bangsa Indonesia yang besar dengan beragam suku, budaya, agama, adat istiadat, dan ras membuat masyarakat Indonesia majemuk yang memiliki karakteristik yang unik. Kemajemukan ini sangat rentan dipengaruhi oleh faham radikalisme yang ingin memecah belah persatuan NKRI, jika masyarakat Indonesia tidak mempunyai benteng di dalam diri masing-masing. Apalagi, dikatakan kelompok garis keras sudah mulai masuk ke kampus-kampus untuk merusak persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Ini harus diwaspadai. Kalau adik-adik mahasiswa dan generasi muda tidak mempunyai benteng pertahanan dari kelompok radikal terorisme, risikonya sangat besar yaitu perpecahan NKRI,"tandas Made Artawan.

Oleh karena itu, menjadi tantangan rakyat Indonesi, khususnya generasi muda saat ini bagaimana menjadikan kebhinekaan itu sebagai kekuatan yang nanti bisa membawa rakyat pada persatuan dan kesatuan bangsa. "Keanekaragaman bukanlah merupakan perbedaan yang bertentangan, namun justru keanekaragaman itu bersatu dalam satu sintesa yang pada gilirannya justru memperkaya sifat dan makna persatuan bangsa dan negara Indonesia. Generasi muda harus memiliki pertahanan diri menghadapi serangan paham radikal terorisme,"tukasnya.

Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengatakan pihaknya telah memerintahkan Rektor untuk membentuk pos khusus untuk menangkal paham radikalisme masuk ke kampus Unwar yang sesuai dengan Sapta Bayu sebagai spirit Sri Kesari Warmadewa, khususnya Sapta Bayu keenam, yaitu bagaimana menjaga persatuan kesatuan, menjaga kerukunan dan kebhinekaan. Sehingga, semboyan Bhinneka Tunggal Ika bisa dirajut untuk kekuatan bangsa dalam mengahadapi bernagai permasalahan-permasalahan yang krusial. "Kami Warmadewa menjadi garda terdepan dalam menangkal paham radikalisme, karena mahasiswa, dosen, karyawan kita tanamakan Sapta Bayu, kita tanamkan semangat kebhinekaan dan kita tanamkan nilai-nilai kebersamaan, serta nilai-nilai kerukunan,"pungkasnya.

Humas Bappsik
Melaporkan

  • 14 Juli 2018
  • 440 Pengunjung

Lainnya

Pencarian