• Selamat Datang di Website Resmi Universitas Warmadewa - Bermutu, Berintegritas dan Berwawasan Lingkungan Kepariwisataan - Jalan Terompong 24 Tanjung Bungkak, Denpasar, Bali, Indonesia - Email : info@warmadewa.ac.id - Telp. 0361-223858 - Fax. 0361-235073

STADIUM GENERALE FH UNWAR

  • 07 Juli 2018
  • 151 Pengunjung
STADIUM GENERALE FH UNWAR
Fakultas Hukum Universitas Warmadewa menyelenggarakan Stadium Generale " Fenomena Penegakan Hukum di Indonesia" pada hari Sabtu, 7 Juli 2018 di Ruang Sidang Sri Ksari Unwar. Acara dihadiri oleh Dekan FH Unwar, Narasumber Prof. Dr. Faisal Santiago, SH, MH, WD I, WD II, WD III FH Unwar, Dosen dilingkungan FH Unwar, dan mahasiswa peserta Stadium Generale FH Unwar. Narasumber dalam Stadium Generale Prof. Dr. Faisal Santiago, SH, MH., Ketua Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur dengan moderator Dr. I Gusti Bagus Suryawan, SH, M.Hum, dosen FH Unwar.
 
Dr. I Nyoman Putu Budiarta, SH, MH., Dekan FH Unwar menyampaikan bahwa Stadium Generale ini membahas tentang fenomena penegakan Hukum di Indonesia. Dimana saat ini hukum masih belum menjadi "panglima" dalam mengatur kehidupan masyarakat, sehingga penegakan hukum masih terbaikan. Masih ada aktivitas kehidupan di masyarakat dengan ketidakadilan dan ketidakpastiaan dalam penyelenggaraan hukum.Dalam membahas fenomena hukum di suatu negara ada tiga fase yang harus dilaksanakan. Yang pertama hukum dibuat oleh badan yang memiliki wewenang. Kedua hukum dipatuhi oleh seluruh masyarakat. Ketiga apabila ada pelanggaran, maka hukum harus ditegakan oleh badan penegak hukum. 
 
Di Indonesia ada beberapa penegak hukum seperti hakim, jaksa, penyidik, dan advokat. Dalam perjalanan masih ada ditemukan mafia pada perangkat hukum di masyarakat. Sehingga masih adanya ketidakadilan dalam penyelenggaraan hukum. Hukum yang efektif harus memenuhi tiga unsurnya yaitu, isi hukum agar sesuai keadilan masyarakat, pelaksanaan dan implementasinya di masyarakat, dan budaya hukum masyarakat yang harus ditingkatkan. Semua komponen hukum harus ditegakan agar pelakasnaannya dapat tertib, aman, damai dan bermasyarakat. Hal inilah yang akan dibahas dalam acara ini agar semua komponen hukum dapat berjalan sebaik-baiknya.
 
Narasumber Prof. Dr. Faisal Santiago, SH, MH., menegaskan bahawa dalam penyelsaian masalah hukum harus menggunakan komponen-komponen hukum. Namun dalam pelaksanaan saat ini, penyelesaian hukum masih terpengaruhi oleh kekuasaan dan politik. Dengan keadaan tersebut hukum di Indonesia masih dikatakan "tajam kebawah tumpul keatas". Kekuatan hukum Republik Indonesia menjadi rapuh dalam bidang hukum. Banyak pejabat daerah, Bupati ,dan Gubernur yang tertangkap tangan masalah hukum, sehingga kekuasaan masih berpengaruh terhadap penyelenggaraan hukum. Dalam Stadium Generale narasumber membawakan meteri terkait dengan penegakan hukum di Indonesia. Mulai dari latar belakang diperlukan hukum, eksistensi hukum, perkembangan hukum di era liberalisasi dan globalisasi, serta proses penerapan hukum di Indonesia.
 
Humas BAPPSIK Melaporkan
  • 07 Juli 2018
  • 151 Pengunjung

Lainnya

Pencarian