• Selamat Datang di Website Resmi Universitas Warmadewa - Bermutu, Berintegrasi dan Berwawasan Lingkungan Kepariwisataan - Jalan Terompong 24 Tanjung Bungkak, Denpasar, Bali, Indonesia - Email : info@warmadewa.ac.id - Telp. 0361-223858 - Fax. 0361-235073

Yudisium ke-9 Program Pascasarjana Unwar

  • 10 September 2017
  • 92 Pengunjung
 Yudisium ke-9  Program Pascasarjana Unwar

Program Pascasarjana Universitas Warmadewa menyelenggarakan Yudisium ke-9 Periode September Tahun 2017 pada Sabtu, 9 September 2017 di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama Unwar Acara dibuka Direktur Program Pascasarjana Unwar Prof. Dr. Ir. I Gede Suranaya Pandit, MP., dihadiri Ketua Yayasan Kesejahteraan KORPRI Propinsi Bali beserta Pengurus Yayasan, Rektor beserta para Wakil Rektor, Anggota Badan Perwakilan Program Pascasarjana (BPPS), Dekan FISIP Unwar, Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran, Ketua Alumni Program Pascasarjana dan undangan dari para yudisiawan/yudisiawati. Yudisiawan/yudisiawati periode ini berjumlah 46 orang, diantaranya 3 orang dari Prodi Magister Manajemen, 27 orang dari Prodi Magister Ilmu Hukum, 11 orang dari Prodi Magister Ilmu Linguistik, 5 orang dari Prodi Magister Administrasi Publik Lulusan Tercepat Program Pascasarjana Unwar yaitu I Komang Raiana, S.Pd.,M.H dengan masa studi 1 tahun 7 bulan dan Lulusan Terbaik Program Pascasarjana yaitu I Nyoman Agus Prabawa, S.H., M.H., dengan IPK 4.00 dengan masa studi 1 tahun 9 bulan.

Ketua Panitia Dr. Mirsa Umiyati, S.S., M.Hum., mengucapkan selamat kepada yudisiawan/yudisiawati yang telah berhasil meraih prestasi hari ini. Ucapan selamat juga diberikan kepada keluarga dan kerabat yudisiawan/yudisiawati yang tak kenal lelah memberikan dukungan sehingga mereka berhasil diantar ke garis finish hari ini. Selain itu ucapan terimakasih juga diberikan kepada sponsor, pengelola program pascasarjana dan seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya acara ini dengan baik. Harapannya semoga seluruh ilmu, keterampilan dan nilai-nilai kehidupan yang dipelajari selama bangku perkuliahan dapat menjadi bekal untuk berkarya nyata secara profesional dan berintegritas dalam ranah keluarga, bangsa dan negara. Direktur Program Pascasarjana Unwar Prof. Dr. Ir. I Gede Suranaya Pandit, MP., mengatakan Yudisium Pascasarjana ke-9 ini memiliki makna, nuansa dan nilai yang sangat besar karena saat ini akan dilaunching sebuah Tari Kebesaran Program Pascasarjana Unwar yang bernama "Warmadewa Dureng Negari".

Dimana tarian ini menggambarkan Program Pascasarjana Unwar sudah mulai dikenal, merambah, menjajagi dunia global yang sudah berjalan selama ini. Warmadewa sudah dilirik oleh bangsa luar negeri / dunia internasional, ini menandakan seluruh proses pembelajaran kita mengarah ke dunia internasional. Harapannya para yudisiawan/yudisiawati mampu bersaing dan berkompetensi di era global. Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK., berharap yudisiawan/yudisiawati bisa sebagai corong bahwa proses pendidikan di Warmadewa sudah berjalan dengan lancar. Dengan dikeluarkannya lulusan pascasarjana berarti kita sudah memiliki sumber daya manusia yang berkualifikasi di pasca khususnya S2 yang tentu profesional karena mereka melalui proses pendidikan yang baik sehingga nanti dimanapun mereka bekerja, mereka bisa melaksanakan pekerjaannya dengab sebaik mingkin. Sebagai satu program pasca yang kita manfaatkan juga sebagai icon Warmadewa apalagi dengan launching tarian kebesaran Program Pascasarjana diharapkan pasca menjadi satu program yang makin hari makin berbenah dan berkualitas.

Ketua Yayasan Kesejahteraan KORPRI Propinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengatakan dengan diyudisiumnya 46 mahasiswa Program Pascasarjana Unwar ini menandakan proses belajar mengajar di Pascasarjana Unwar sudah berjalan sesuai dengan aturan Dikti. Ia berharap Pascasarjana Unwar bisa menjadi barometer lahirnya intelektual-intelektual dan praktisi-praktisi yang mempuni di bidang ilmunya masing-masing. Yayasan akan selalu mensupport baik sarana prasarana, peningkatan kualitas SDM dan proses pembayarannya.Karena bagaimanapun kalau berbicara mutu maka kita tidak bisa lepas dari 3 aspek yaitu bagaimana kita membuat kurikulum dengan sebaik-baiknya, proses pembelajaran harus berjalan, dan output yang dihasilkan. Ketiga aspek ini akan berjalan dengan baik ketika ada dukungan baik sarana prasarana, sumber daya manusia dan proses layanan prima yang selalu menjadi fokus kita untuk selalu kita tingkatkan dari tahun ke tahun.

  • 10 September 2017
  • 92 Pengunjung

Lainnya

Pencarian