• Selamat Datang di Website Resmi Universitas Warmadewa - Bermutu, Berwawasan Ekowisata dan Berdaya Saing Global Pada Tahun 2034 - Jalan Terompong 24 Tanjung Bungkak, Denpasar, Bali, Indonesia - Email : info@warmadewa.ac.id - Telp. 0361-223858 - Fax. 0361-

Pelantikan Dekan dan Direktur Pascasarjana Unwar Periode 2019-2023

  • 02 Januari 2020
  • 272 Pengunjung
Pelantikan Dekan dan Direktur Pascasarjana Unwar Periode 2019-2023

Rektor Universitas Warmadewa (Unwar) Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., SP. Park., melantik jajaran Dekan dan Direktur Program Pascasarjana (PPs) masa bakti 2019-2023 di lingkungan Unwar, Selasa (31 Desember 2019) di Auditorium Widya Sabha Utama.  Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor 389/Unwar/KP-02/2019 Tentang Pemberhentian Direktur Pascasarjana dan Dekan Fakultas dan Pengangkatan Direktur Pascasarjana dan Dekan Fakultas Unwar, seluruh fakultas kembali dipimpin oleh dekan sebelumnya atau incumbent. Pergantian hanya terjadi di PPs, dari Prof. Dr. Ir. I Gede Suranaya Pandit, MP. diganti oleh Dr. Dra. Anak Agung Rai Sita Laksmi, M.Si.

Dekan Fakultas Hukum dijabat kembali oleh Prof. Dr. I Nyoman Putu Budiartha, SH., MH , Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) dijabat Drs. I Wayan Mirta, M.Si , Fakultas Ekonomi dan Bisnis dijabat Dr. I Made Sara, SE., MP., Fakultas Sastra dijabat Prof. Dr. I Nyoman Kardana, M.Hum., Fakultas Pertanian Ir. Dewa Nyoman Sadguna, M.Agb.,  Fakultas Teknik  dan Perencanaan Prof. Dr. Ir. I Wayan Runa, MT.Ars., serta Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) kembali dipimpin oleh dr. I Gusti Ngurah Anom Murdhana, Sp. FK.

Usai pelantikan, Rektor Widjana menjelaskan, proses seleksi telah dilakukan sejak dua bulan lalu. Ia berharap, para pimpinan ditingkat fakultas dan PPs harus bekerja satu arah demi mewujudkan Visi-Misi "Unwar yang Bermutu, Berwawasan Ekowisata dan Berdaya Saing Global Tahun 2034". Ia tidak menginginkan dekan dan direktur PPs berjalan sendiri. Menurut dia, sistem pemilihan dekan dan direktur PPs berbeda daripada pemilihan sebelumnya. "Jika dulu sistemnya pada election, kini dengan 'selection'. Sehingga yayasan dan rektor perannya sangat menentukan dalam pemilihan dekan dan dan direktur,” jelasnya.

Prof. Widjana pun membantah jika tujuh dekan incumbent yang menjabat kembali bukan berarti tidak ada regenerasi di tubuh Unwar, melainkan murni hasil penilaian dari rektor dan ketua yayasan. "Semua incumbent kami nilai masih layak untuk kita jadikan 'partner' memajukan Unwar. Sekali lagi ini adalah keputusan bersama dengan yayasan," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali (YKKPB) Dr. Drs. AA Gede Oka Wisnumurti, M. Si., mengingatkan, jabatan dekan dan direktur adalah amanah yang harus dipertanggung jawabkan dengan kinerja yang baik. Para pejabat baru dituntut mampu bekerja secara optimal dan inovatif dan tetap pada Misi Unwar memberikan kesejahtaraan untuk semua. "Atas nama keluarga besar Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali mengucapkan selamat tahun baru kepada seluruh civitas akademika Unwar sekaligus selamat kepada dekan dan direktur pascasarjana yang dilantik," ucapnya. Ia pun menyatakan tidak ada istilah masa uji coba misalnya 100 hari. Baginya, setiap hari seorang pimpinan harus menunjukkan totalitas dan loyalitas. Di era digitalisasi dewasa ini, menurut dia, pimpinan juga dituntut bekerja "out of the box" jika tidak ingin tergilas. Sebelum dilantik, tujuh dekan, direktur PPs didampingi suami-istri masing-masing mengikuti prosesi "Majaya-jaya" di Pura Swagina Sri Kesari Kampus Unwar yang dipuput oleh Ida Ratu Pedanda Gede Panasan.

Humas Bappsik Unwar Melaporkan

  • 02 Januari 2020
  • 272 Pengunjung

Lainnya

Pencarian