• Selamat Datang di Website Resmi Universitas Warmadewa - Bermutu, Berintegritas dan Berwawasan Lingkungan Kepariwisataan - Jalan Terompong 24 Tanjung Bungkak, Denpasar, Bali, Indonesia - Email : info@warmadewa.ac.id - Telp. 0361-223858 - Fax. 0361-235073

FH Unwar Gelar Seminar Nasional Peran dan Fungsi Bank Indonesia Dalam Sistem Perbankan Indonesia

  • 14 Mei 2018
  • 87 Pengunjung
FH Unwar Gelar Seminar Nasional Peran dan Fungsi Bank Indonesia Dalam Sistem Perbankan Indonesia

Universitas Warmadewa menggelar seminar nasional dengan tema peran dan fungsi Bank Indonesia dalam sistem perbankan Indonesia pada Jumat (11/5). Narasumber dalam seminar tersebut adalah Rai Wirajaya dari DPR RI Komisi XI, Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Provinsi Bali. Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, SH., MH didampingi Wakil Dekan I IA Widiawati, SH., Mum. Wakil Dekan II AA. Sagung Laksmi Dewi, SH., MH. dan  Wakil Dekan III I Ketut Sukadana, SH., MH. mengatakan, topik seminar ini sangat strategis untuk didiskusikan. Karena di saat  ekonomi sedang bertumbuh, ada usul melakukan revisi terhadap UU BI dalam rangka mengantisipasi percepatan ekonomi. Di saat yang bersamaan juga ada fenomena dunia yang membuat nilai tukar rupiah anjlok. "Sehingga ini sangat cocok didiskusikan oleh kalangan DPR dan kampus," ujarnya.

Adanya fenomena ini, kalangan kampus ingin ikut andil dalam menyumbangkan gagasan untuk kemajuan perekonomian. "Seminar nasional ini juga sekaligus sosialisasi BI dan DPR dalam rangka untuk merevisi instrumen-instrumen BI bisa mendapatkan masukan agar UU BI ini dapat mengantisipasi pertumbuhan ekonomi," tandasnya. Anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya mengatakan, UU BI tahun 1999 dengan adanya perubahan di tahun 2004, dimana BI dengan kondisi saat ini, dalam fungsi menjaga stabilitas sistem keuanganmya perlu dievaluasi/diperbaiki. "UU tersebut dengan melihat kondisi sekarang perlu diamandemen karena sudah cukup lama," ujarnya. Karena flukuasi nilai tukar rupiah sangat pernting dibicarakan. Mengingat selama ini ada hal-hal yang terkait dengan devisa bebas. "Ini tidak bisa saya ungkapkan sekarang karena sangat rentan sekali dengan situasi sekarang. Karena sudah ada pembicaraan  untuk melakukan amanedemen  UU BI," tandasnya.

UU BI ini juga terkait dengan UU PPKSK, penugasan-penugasan yang diamanatkan dalam UU pencegahan dan penanganan krisis. Sistem keuangan sudah ada bersama-sama dengan LPS, OJK dan Kemenkeu. Oleh karena itu perlu juga ada UU pasar modal, asuransi karena berkaitan dengan UU OJK dan LPS. "Karena bagaimana menjaga stabilitas sistem keuangan sekarang untuk dimuat dalam PPKSK," jelasnya. Maka dari itu tidak hanya UU BI tapi juga UU PPKSK juga perlu direvisi untuk menjaga stabilitas sistem keuangan agar tidak sampai terjadi krisis ekonomi seperti tahun 1998 dan 2008. Pada kesempatan ity Kepala BI KPw Bali Causa Iman Karana memberikan sosialisasi terkait tugas BI. Karena menurutnya tidak semua paham dengan tugas BI. Salah satu tugas BI adalah menjaga stabilitas sistem keuangan seperti yang ramai dibicarakan saat ini. "Bagaimana kita mengantisipasi, menangani gejolak nilai tukar. Itu adalah salah satu tugas BI untuk membuat nilai tukar rupiah stabil," ujarnya. Untuk menjaga stabilitas, BI diberikan beberapa instrumeh oleh UU untuk mengelola agar sistem keuangan stabil.

  • 14 Mei 2018
  • 87 Pengunjung

Lainnya

Pencarian