• Selamat Datang di Website Resmi Universitas Warmadewa - Bermutu, Berintegritas dan Berwawasan Lingkungan Kepariwisataan - Jalan Terompong 24 Tanjung Bungkak, Denpasar, Bali, Indonesia - Email : info@warmadewa.ac.id - Telp. 0361-223858 - Fax. 0361-235073

Unwar bekerjasama dengan Central Bicol State University of Agticulture (CBSUA) Philippines menyelenggarakan International Student Exchange Program

  • 07 Mei 2018
  • 248 Pengunjung
Unwar bekerjasama dengan Central Bicol State University of Agticulture (CBSUA) Philippines menyelenggarakan International Student Exchange Program

Fakultas Pertanian (FP) Universitas Warmadewa (Unwar) bekerjasama dengan Central Bicol State University of Agticulture (CBSUA) Philippines menyelenggarakan International Student Exchange Program pada Senin, 7 Mei 2018 di Ruang Sri Ksari Warmadewa Mandapa II Gedung Fakultas Hukum Unwar. Acara dihadiri oleh WR I, Dekan dan para Wakil Dekan FP Unwar, Program Head Bachelor of Agriculture Technology CBSUA Philippines, para Ketua dan Sekretaris Prodi di lingkungan FP Unwar, para pejabat struktural dan Dosen di lingkungan FP Unwar, dan seluruh peserta dari CBSUA Philippines dan FP Unwar.

Ketua Panitia Ir. I Gede Pasek Mangku, M.P mengatakan kegiatan ini akan berlangsung dari tanggal 7-20 Mei 2018. dalam satu hari pada tanggal 7 Mei ini akan diberikan teori terlebih dahulu setelah itu mulai besok dan selanjutnya akan diberikan praktek langsung di lapangan. Yang diberikan itu adalah terkait dengan Subak di Kabupaten Badung, lalu ke Kabupaten Gianyar, Bangli dan Tabanan. Masing-masing Kabupaten dasarnya adalah Simantri dan itu berbeda-beda salah contoh misalnya bagaimana memanfaatkan kotoran dari sapi menjadi kompos baik dalam bentuk padat maupun cair, mereka ingin belajar terkait dengan itu di lokasi, jadi akan lebih banyak praktek dan langsung diskusi di lapangan. Peserta dari kegiatan ini yaitu full 10 orang dari CBSUA Philipines , 4 orang mahasiswa FP Unwar, dan akan didampingi oleh beberapa Dosen FP Unwar. Tujuan dari kegiatan ini adalah sharing keilmuan tentang Simantri khususnya sistem pertanian tergenerasi di Bali dan juga ingin meningkatkan kemampuan bahasa khususnya terhadap mahasiswa dan dosen di FP Unwar.

Dekan Pertanian Fakultas Pertanian Ir. Dewa Nyoman Sadguna, M.Agb mengatakan kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari MoU antara Unwar dengan CBSUA Philiphines yaitu berupa studi komperatif atau student exchange oleh inisiatifnya datang lebih awal dari Philiphines inilah sebenarnya inti dari kerjasama tersebut. "Jadi kalau memungkinkan kita mengirimkan mahasiswa kesana alangkah baiknya saling menguntungkan kerjasama ini, dan Pak Rektor mendukung kegiatan ini. Nanti kegiatannya ini ada beberapa teori dan full praktek di lapangan. Harapan saya kedepannya adalah menindaklanjuti visi misi Unwar untuk go global tahun 2034 dan FP Unwar mengawalinya dengan kegiatan dan kerjasama ini. Dan harapan kita semua juga kemampuan berbahasa para dosen itu bisa ditingkatkan, mungkin bisa didukung oleh Universitas agar kita bisa berinteraksi dengan baik, tidak menghindar dengan adanya kegiatan sep[erti ini sehingga memudahkan kerjasama Internasional lebih intensif, lebih banyak dan lebih berkualitas", pungkasnya.

WR I Unwar Ir. I Nyoman Kaca, M.Si mengatakan Rektor jelas mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini, karena ini adalah ajang untuk membuka diri Unwar terhadap dunia Internasional walaupun ini sifatnya studi komperatif itu amat penting sehingga akan mendapatkan keuntungan dari segi praktisi dan juga keilmuan sebagai pembanding kegiatan terutama di bidang pertanian antara yg di Philiphines dengan yg kita lakukan disini. "Harapan kita juga ada mahasiswa kita yg keluar, jelas mereka membiayai diri mereka sendiri , dan sekarang apakah kita mampu seperti itu secara personal, itu yang akan kita dorong kedepannya sesuai dengan visi kita Warmadewa harus go global di tahun 2034  dan itu merupakan tonggak capaian yang harus kita capai. Jadi mulai dari hal yg kecil terlebih dulu, dan Juli ini akan ada datang Chung Yuan University dalam rangka mengimprove terutama bahasa mandarin bagi dosen, mahasiswa, dan itu  tanpa dipungut biaya, kita sedikutpun tidak membiayai mereka mengajar disini. Disinalah kita harus membuka diri kalau kita ingin maju sehingga akses Warmadewa di tingkat Internasional itu semakin luas", imbuhnya.

  • 07 Mei 2018
  • 248 Pengunjung

Lainnya

Pencarian