<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Universitas Warmadewa &#187; Berita Utama</title>
	<atom:link href="http://www.warmadewa.ac.id/category/berita-utama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.warmadewa.ac.id</link>
	<description>Biaya Terjangkau, Mutu Terjamin !</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Sep 2010 06:07:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Seminar THK di Unwar Disharmonis Pembangunan Ancam Bali &#8221;Mataksu&#8221;</title>
		<link>http://www.warmadewa.ac.id/2010/seminar-thk-di-unwar-disharmonis-pembangunan-ancam-bali-mataksu/</link>
		<comments>http://www.warmadewa.ac.id/2010/seminar-thk-di-unwar-disharmonis-pembangunan-ancam-bali-mataksu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Sep 2010 13:27:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.warmadewa.ac.id/?p=1468</guid>
		<description><![CDATA[Serangkaian Dies Natalis ke-26 Universitas Warmadewa (Unwar), Selasa (7/9) kemarin menggelar seminar nasional bertema &#8221;Reaktualisasi Tri Hita Karana (THK) dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup Menuju Bali yang Bersih dan Hijau&#8221;. Seminar yang dibuka Rektor Unwar Prof. Made Sukarsa ini menghadirkan pembicara Prof. Wayan Runa, Prof. I Nyoman Nurjaya (Universitas Brawijaya), Prof. I Made Sudiana Mahendra (Unud) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Serangkaian Dies Natalis ke-26 Universitas Warmadewa (Unwar), Selasa (7/9) kemarin menggelar seminar nasional bertema &#8221;Reaktualisasi Tri Hita Karana (THK) dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup Menuju Bali yang Bersih dan Hijau&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Seminar yang dibuka Rektor Unwar Prof. Made Sukarsa ini menghadirkan pembicara Prof. Wayan Runa, Prof. I Nyoman Nurjaya (Universitas Brawijaya), Prof. I Made Sudiana Mahendra (Unud) dan Kepala Beppeda Bali Drs. I Ketut Canang, M.Si.</p>
<p style="text-align: justify;">Rektor Unwar Prof. Made Sukarsa mengatakan penambahan penduduk akan bersinggungan dengan daya dukung lingkungan, termasuk kemajuan pariwisata di Bali. &#8221;Apakah kita terlambat mengkaji pariwisata budaya,&#8221; ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang paling utama adalah bagaimana mengamankan masa depan Bali yang mataksu dari ancaman kerusakan lingkungan menuju masyarakat sejahtera sekala dan niskala. Di sinilah diperlukan pendekatan budaya dalam mengatasi kerusakan lingkungan. Karena konsep THK bagi krama Bali adalah kunci Bali mataksu.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia menegaskan pendekatan permintaan dengan ciri khas harus mencapai target yang akhirnya mengorbankan Bali, harus diubah menjadi pendekatan penawaran. Pola ini justru mengutamakan daya dukung.</p>
<p style="text-align: justify;">Wayan Runa dan Nurjaya menyoroti disharmonis pembangunan di Bali dan daerah sebagai ancaman serius Bali yang mataksu. Ia mengatakan saat ini belum terwujudnya harmonisasi antara perencanaan pembangunan dengan penataan tata ruang, tak sinergisnya pembangunan di provinsi dan kabupaten serta tak kuatnya prinsip pembangunan berkelanjutan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia menyebutkan terjadinya kasus pembangunan Vila Klating yang melanggar sempadan, pembangunan hotel di sempadan sungai, danau dan perambahan hutan. Bahkan melanggar bhisama kesucian pura. Inilah ancaman Bali yang mataksu.</p>
<p style="text-align: justify;">Nyoman Nurajaya juga mengkritisi pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup di Bali lebih banyak berpihak pada pemodal besar, bersifat sentralistik dan bersifat sektoral. Sementara mekanisme transparansi dan partisipasi masyarakat tak diatur secara hakiki.</p>
<p style="text-align: justify;">Made Sudiana Mahendra fokus pada jeleknya sanitasi lingkungan yang berpengaruh terhadap kualitas hidup masyarakat dan produktivitasnya. Makanya perilaku pola hidup konservatif perlu ditinggalkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketua Panitia Dr. Wayan Wesna Astara mengatakan seminar sehari ini diikuti 200 peserta dari pengamat lingkungan, dosen, mahasiswa dan siswa. Tujuannya melihat kondisi alam Bali saat ini, mengantisipasi perubahan iklim dan memberi masukan Bali yang bersih dan hijau. (025)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.warmadewa.ac.id/2010/seminar-thk-di-unwar-disharmonis-pembangunan-ancam-bali-mataksu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Runa Dikukuhkan Jadi Guru Besar Rektor Ingatkan &#8220;Sasana Kawikon&#8221;</title>
		<link>http://www.warmadewa.ac.id/2010/runa-dikukuhkan-jadi-guru-besar-rektor-ingatkan-sasana-kawikon/</link>
		<comments>http://www.warmadewa.ac.id/2010/runa-dikukuhkan-jadi-guru-besar-rektor-ingatkan-sasana-kawikon/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Aug 2010 05:46:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.warmadewa.ac.id/?p=1454</guid>
		<description><![CDATA[Prof. Dr. Ir. I Wayan Runa, M.T., Sabtu (28/8) kemarin dikukuhkan sebagai guru besar oleh Rektor Unwar Prof. I Made Sukarsa, M,S., dalam rapat senat terbuka Unwar. Wayan Runa adalah guru besar keenam di Unwar. Dalam pengukuhan kemarin Wayan Runa menyampaikan orasi ilmiah Konservasi Tempat Suci Peninggalan Dinasti Warmadewa di Bali. Intinya dalam dunia arsitektur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.warmadewa.ac.id/wp-content/uploads//2010/08/000.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1455" title="000" src="http://www.warmadewa.ac.id/wp-content/uploads//2010/08/000-277x300.jpg" alt="" width="277" height="300" /></a>Prof. Dr. Ir. I Wayan Runa, M.T., Sabtu (28/8) kemarin dikukuhkan sebagai guru besar oleh Rektor Unwar Prof. I Made Sukarsa, M,S., dalam rapat senat terbuka Unwar. Wayan Runa adalah guru besar keenam di Unwar.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam pengukuhan kemarin Wayan Runa menyampaikan orasi ilmiah Konservasi Tempat Suci Peninggalan Dinasti Warmadewa di Bali. Intinya dalam dunia arsitektur Bali, pembangunan tempat suci berbahan batu bata adalah ciri khas peninggalan Dinasti Warmadewa. Umat Hindu mewujudkan dalam bentuk palinggih dan pura. Ini perlu dilestarikan agar selaras dengan lingkungan mengingat saat ini batu bata sudah digantikan oleh bahan batu. Padahal daerah tersebut bukan penghasil batu.</p>
<p style="text-align: justify;">Wayan Runa yang meraih doktor di FT UGM ini mengaku bahagia bisa menembus jabatan guru besar. Selain kebahagiaan ini diperuntukkan bagi Unwar juga bagi orangtuanya Ketut Tursa (alm) dan Ni Ketut Tursa. Juga kepada istri tercinta Ni Made Jaya Senastri, S.H., M.H., dan ketiga anaknya Ni Wayan Eka Jayanti, I Made Dwi Premana dan I Nyoman Tri Sendyana.</p>
<p style="text-align: justify;">Rektor Unwar Made Sukarsa mengatakan semakin banyak lahir guru besar di Unwar menunjukkan iklim akademis pendidikan di kampus ini makin baik. Ia berharap akan lahir guru besar baru karena Unwar kini memiliki enam doktor dan lima orang sedang ke S-3.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia mengingatkan guru besar selain memiliki kebebasan akademik ia juga harus memiliki sikap sasana kawikon yakni sabar, menghargai pendapat orang lain, tak cepat tersinggung serta wratisesasana dengan menepati janji-janjinya dan jujur. Makanya Sukarsa mengatakan kesuksesan Runa adalah kesuksesan Unwar juga.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk memotivasi lahirnya guru besar di Unwar, Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Bali Drs. IGA Oka Wisnu Murti, M.Si. mengatakan yayasan menyiapkan tunjangan bagi guru besar selain mereka mendapatkan tunjangan kehormatan dari pemerintah. Kedua, yayasan menyiapkan beasiswa Rp 100 juta/tahun bagi dosen yang melanjutkan ke S-3. Dengan demikian ia menargetkan tiap tahun Unwar melahirkan seorang guru besar. Bahkan ia menilai Runa adalah guru besar yang langka di bidang keilmuannya di fakultas teknik.</p>
<p style="text-align: justify;">Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Baharuddin merasa bangga Kopertis menambah satu guru besar lagi. Ia mengharapkan dosen Unwar bisa memanfaatkan kuota 800 beasiswa S-3 Dikti tiap tahun. Hanya sayang, baru 3-4 dosen Kopertis VIII yang memanfaatkan jatah itu. Kendalanya faktor bahasa asing, persaingan dan masalah keluarga. (025)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.warmadewa.ac.id/2010/runa-dikukuhkan-jadi-guru-besar-rektor-ingatkan-sasana-kawikon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FT Unwar Lahirkan Guru Besar Pertama  Wayan Runa Segera Dikukuhkan</title>
		<link>http://www.warmadewa.ac.id/2010/ft-unwar-lahirkan-guru-besar-pertama-wayan-runa-segera-dikukuhkan/</link>
		<comments>http://www.warmadewa.ac.id/2010/ft-unwar-lahirkan-guru-besar-pertama-wayan-runa-segera-dikukuhkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Jul 2010 03:01:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.warmadewa.ac.id/?p=1373</guid>
		<description><![CDATA[Fakultas Teknik Universi-tas Warmadewa (FT Unwar) mengukir sejarah baru berkat keberhasilannya melahirkan guru besar (profesor) pertama di Fakultas Teknik di Bali atas nama Prof. Dr. Ir. I Wayan Runa, MT. Runa adalah guru besar kedua lahir dari Unwar. Gelar doktor diperoleh Runa dari Fakultas Teknik (Arsitektur) UGM tahun 2004. Dosen muda ini juga banyak menghasilkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.warmadewa.ac.id/wp-content/uploads//2010/07/edd-yg-lain.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1374" title="edd yg lain" src="http://www.warmadewa.ac.id/wp-content/uploads//2010/07/edd-yg-lain-222x300.jpg" alt="edd yg lain" width="222" height="300" /></a>Fakultas Teknik Universi-tas Warmadewa (FT Unwar) mengukir sejarah baru berkat keberhasilannya melahirkan guru besar (profesor) pertama di Fakultas Teknik di Bali atas nama Prof. Dr. Ir. I Wayan Runa, MT. Runa adalah guru besar kedua lahir dari Unwar. Gelar doktor diperoleh Runa dari Fakultas Teknik (Arsitektur) UGM tahun 2004. Dosen muda ini juga banyak menghasilkan karya tulis dan memenangkan hibah bersaing Dikti. Salah satu penelitiannya yang menarik soal desa-desa pegunungan di Bali. Desa-desa pegunungan ini sangat diperlukan dalam tata ruangnya. Namun kesimpulannya tata ruang masyarakat pegunungan ini tetap mengajegkan Tri Hita Karana.</p>
<p style="text-align: justify;">Penulis tata ruang Bali ini mengatakan sejak doktor hingga meraih guru besar memerlukan waktu enam tahun. Agak lama karena ia sedikit merasa malu menyandang guru besar. Di samping sibuk mengurus sertifikasinya, kini Runa sedang menyiapkan orasi ilmiahnya tentang sistem spesial desa pegunungan di Bali dalam perspektif sosial budaya. Rencananya ia dikukuhkan pada puncak Dies Natalis Unwar, Sep-tember 2010.</p>
<p style="text-align: justify;">
Dekan FT Unwar Ir. I Gusti Made S. Diarsa, M.T. mengaku gembira karena salah satu dosennya sukses menembus guru besar. Di samping bisa dijadikan motivasi bagi dosen yang lain, juga bisa meningkatkan citra FT Unwar dan kampus Unwar. Apalagi mencetak guru besar dalam teknik sangatlah langka.</p>
<p style="text-align: justify;">
Ia mengatakan FT Unwar kini memiliki seorang guru besar dan dua doktor serta 90 persen dosen S-2. Salah satunya lulusan Belanda, I Gede Maha Putra, yang kini bersa¬ing menjadi dosen berprestasi tingkat nasional. Sedangkan Wayan Parwata, M.T. sedang menyusul meraih guru besar. Lewat pemgkatan SDM, FT Unwar ingin menghidupkan akademic atmosfeer. Di antaranya lewat seminar nasional dalam rangka Dies Natalis Unwar ke-26 dengan tema &#8220;&#8216;Inovasi dan Teknologi Rancang Bangun&#8221; dengan keynote speaker Dirjen Cipta Karya Kementerian PU.</p>
<p style="text-align: justify;">
Dalam rangka Penmaru Gelombang II, katanya, FT Unwar selain menerima mahasiswa reguler juga mahasiswa kuliah sore (eksekutif) untuk memberi peluang bagi yang sudah bekerja meraih sarjana. Pendaftaran Penmaru dibuka 19Juli-13Agutus 2010.</p>
<p style="text-align: justify;">
Program lainnya memanggil mahasiswa yang kini si¬buk di proyek untuk menuntaskan studinya di kelas sore. FT Unwar juga mengadakan pengabdian masyarakat (plasma) dengan merancang dan mendokumentasikan Pura Kahyangan Tiga Desa Candikuning. (025)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.warmadewa.ac.id/2010/ft-unwar-lahirkan-guru-besar-pertama-wayan-runa-segera-dikukuhkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Unwar dan Dikti Gelar Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Nasional</title>
		<link>http://www.warmadewa.ac.id/2010/unwar-dan-dikti-gelar-pelatihan-penulisan-artikel-ilmiah-nasional/</link>
		<comments>http://www.warmadewa.ac.id/2010/unwar-dan-dikti-gelar-pelatihan-penulisan-artikel-ilmiah-nasional/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 02:25:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.warmadewa.ac.id/?p=1304</guid>
		<description><![CDATA[UNTUK kedua kalinya Universitas Warmadewa (Unwar) dipercaya oleh Ditjen Dikti melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DP2M) Bidang Peningkatan Mutu, Relevansi dan Daya Saing sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Nasional. Ketua Panitia Dr. Ir. I Wayan Runa, M.T. melaporkan, peserta pelatihan tahun ini sebanyak 52 orang dosen PTN dan PTS [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.warmadewa.ac.id/wp-content/uploads//2010/06/f-DSCN2250-621.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1305" title="f-DSCN2250 (62)~1" src="http://www.warmadewa.ac.id/wp-content/uploads//2010/06/f-DSCN2250-621-300x205.jpg" alt="f-DSCN2250 (62)~1" width="300" height="205" /></a>UNTUK kedua kalinya Universitas Warmadewa (Unwar) dipercaya oleh Ditjen Dikti melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DP2M) Bidang Peningkatan Mutu, Relevansi dan Daya Saing sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Nasional.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketua Panitia Dr. Ir. I Wayan Runa, M.T. melaporkan, peserta pelatihan tahun ini sebanyak 52 orang dosen PTN dan PTS seluruh Indonesia meliputi Jawa (Jember), Sumatera (Medan), Bali, NTB, dan NTT. Peserta dari Universitas Warmadewa sebanyak 11 orang. Melibatkan narasumber sebanyak 9 orang dari Dir.P2M/Dikti, SIP/DP2M, LIPI, IPB, UIN Yogyakarta, UM, Unas, dan Unej. Panitia berjumlah 23 orang dengan anggaran sebesar Rp 292.550.000. Pelatihan ini diselenggarakan mulai Kamis (3/6) pukul 12.00 wita sampai Sabtu (5/6) pukul 13.00 wita di White Rose Hotel Legian Bali.</p>
<p style="text-align: justify;">Pelatihan Nasional ini dibuka oleh Rektor Universitas Warmadewa Prof. Dr. I Made Sukarsa, S.E., M.S. Dalam sambutannya, Rektor menyatakan penulisan artikel ilmiah merupakan salah satu kewajiban seorang dosen sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Hal ini bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan pengabdian dosen. Bagi lembaga perguruan tinggi, kegiatan ini merupakan salah satu faktor penting untuk menentukan peringkat mutu perguruan tinggi.</p>
<p style="text-align: justify;">Direktur Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Prof. Ir. Suryo Hapsoro Tri Utomo, Ph.D. yang diwakili Kasubdit SIP Ir. Yudi Agustono menyatakan peserta patut bangga telah mendapat kehormatan mengikuti pelatihan karena berhasil terpilih dari ribuan dosen yang berminat. Oleh karena itu, seluruh peserta dimohon memanfaatkan kesempatan langka ini sebaik mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;">Pelatihan yang dimoderatori Dra. A.A. Rai Sita Laksmi, M.Si. dan Dr. Ir. I Wayan Runa, M.T. berlangsung tepat waktu, akrab serta mayoritas peserta aktif dan tertib. Kegiatan diakhiri dengan penyampaian kesan dan pesan oleh Dr. Drh. I Wayan Batan, M.S., komentar pakar oleh Prof. Dr. Mien A. Ri&#8217;fai, evaluasi kegiatan disampaikan Sekretaris Panitia I Made Artawan, S.E., M.M. Mayoritas peserta dan narasumber berharap kegiatan ini kontinu dan terus meningkat kuantitas serta kualitasnya. Pelatihan ditutup Pembantu Rektor I Universitas Warmadewa Drs. I Made Yudhiantara, MAP.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.warmadewa.ac.id/2010/unwar-dan-dikti-gelar-pelatihan-penulisan-artikel-ilmiah-nasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MEMULAI GERAKAN ANTI KORUPSI DARI KAMPUS</title>
		<link>http://www.warmadewa.ac.id/2010/memulai-gerakan-anti-korupsi-dari-kampus/</link>
		<comments>http://www.warmadewa.ac.id/2010/memulai-gerakan-anti-korupsi-dari-kampus/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 May 2010 01:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.warmadewa.ac.id/?p=1290</guid>
		<description><![CDATA[Komitmen untuk menegakkan integritas dan memberantas korupsi kembali digelar. Universitas Warmadewa (Unwar) dan Tiri-Making Integrity Work kemarin (19/4) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang dilanjutkan dengan Seminar Nasional bertema ”Integritas dalam Politik dan Pemerintahan serta Peran Perguruan Tinggi dalam Penegakkan Integritas”. Ketua Panitia Dr. Wayan Gede Suacana, M.Si. yang juga penggagas kerjasama penegakkan integritas ini menyatakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Komitmen untuk menegakkan integritas dan memberantas korupsi kembali digelar. Universitas Warmadewa (Unwar) dan Tiri-Making Integrity Work kemarin (19/4) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang dilanjutkan dengan Seminar Nasional bertema ”Integritas dalam Politik dan Pemerintahan serta Peran Perguruan Tinggi dalam Penegakkan Integritas”.</p>
<p style="text-align: justify;">
Ketua Panitia Dr. Wayan Gede Suacana, M.Si. yang juga penggagas kerjasama penegakkan integritas ini menyatakan seminar nasional yang diikuti oleh 150-an peserta ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi terkini mengenai kecenderungan pendekatan global dalam penanganan masalah korupsi, melalui penguatan integritas dalam berbagai level kehidupan kemasyarakatan dan kenegaraan. Disamping itu juga bisa dirumuskan berbagai pendekatan operasional yang bisa dikembangkan di tingkat lokal dengan entitas perguruan tinggi sebagai ujung tombak utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
Sementara itu Rektor Unwar Prof. Dr. I Made Sukarsa, S.E., M.S. dalam sambutannya menegaskan sebagai salah satu perguruan tinggi di Bali, Unwar punya tanggung jawab moral untuk ikut mewujudkan integritas di dalam masyarakat. Apalagi menurutnya, fakta menunjukkan hingga saat ini kesadaran masyarakat untuk mewujudkan integritas sehingga terbentuk sebuah pribadi  yang jujur masih belum cukup. Sebagai tindak lanjut MoU yang ditandatangi kedua belah pihak akan dilakukan beberapa program seperti:  1) Unwar akan berpartisipasi dalam Public Integrity Education Networks (PIEN) untuk Rapat Koordinasi Daerah, Rapat Koordinasi Nasional dan Kebijakan Pengembangan Laboratorium Kebijakan Kurikulum. 2) Pengembangan kursus untuk program sarjana dan pascasarjana berkaitan dengan praktik integritas publik. 3) Penelitian dan pengembangan berbagai studi kasus integritas publik. 4) Integritas Usaha Kelompok Kerja, Kunjungan dan Pertukaran Program antar Fakultas, dan Pengembangan Media on-line. 5) Akhirnya, dengan penandatanganan MoU dengan Tiri, Unwar akan menjadi anggota dari PIEN, yang difasilitasi oleh Tiri.</p>
<p style="text-align: justify;">
Dua pembicara yang dihadirkan dalam seminar nasional ini adalah Kevin Evans, Direktur Program Tiri Indonesia membahas “Mengarusutamakan Isu Integritas dalam Kehidupan Masyarakat, Politik dan Pemerintahan”. Sedangkan Agung Djojosoekanto, Chief of Cluster PSG Partnership for Governance Reform menguraikan “Peran Perguruan Tinggi dalam penegakkan Integritas”. Kedua pembicara ini berharap dalam konteks institusi, integritas publik bisa lebih terlihat dengan berjalannya lembaga-lembaga publik serta adanya keteguhan didalam menjalankan peran, fungsi dan aturan-aturan, yang berkonsekuensi pada tidak adanya praktek korupsi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.warmadewa.ac.id/2010/memulai-gerakan-anti-korupsi-dari-kampus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jero Wacik Bangkitkan Kenegarawanan di Unwar</title>
		<link>http://www.warmadewa.ac.id/2008/menkes-dukung-unwar-buka-fak-kedokteran/</link>
		<comments>http://www.warmadewa.ac.id/2008/menkes-dukung-unwar-buka-fak-kedokteran/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Oct 2008 10:25:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.warmadewa.ac.id/?p=223</guid>
		<description><![CDATA[Menbudpar RI, Ir. Jero Wacik, S.E., Sabtu (2/5) kemarin, diundang khusus untuk memberi ceramah umun sekaligus membuka Jubilium Perak Universitas Warmadewa (Unwar) Denpasar. Saat itu, Jero Wacik banyak berbicara dan membangkitkan jiwa kenegarawanan untuk membangun Unwar, Bali, dan bangsa. Bagi dia, sikap kenegarawanan bisa dilatih, dimulai dari cara berpikir sebagai negarawan. Caranya menempatkan kepentingan negara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.warmadewa.ac.id/wp-content/uploads/2009/05/rkp.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-768" title="rkp" src="http://www.warmadewa.ac.id/wp-content/uploads/2009/05/rkp-278x300.jpg" alt="" width="278" height="300" /></a>Menbudpar RI, Ir. Jero Wacik, S.E., Sabtu (2/5) kemarin, diundang khusus untuk memberi ceramah umun sekaligus membuka Jubilium Perak Universitas Warmadewa (Unwar) Denpasar. Saat itu, Jero Wacik banyak berbicara dan membangkitkan jiwa kenegarawanan untuk membangun Unwar, Bali, dan bangsa.</p>
<p>Bagi dia, sikap kenegarawanan bisa dilatih, dimulai dari cara berpikir sebagai negarawan. Caranya menempatkan kepentingan negara paling atas, baru disusul kepentingan organisasi/kelompok dan terakhir perorangan. Saat ini, rakyat telah cerdas memilih mana pemimpin yang mendahulukan kepentingan negara dan kelompoknya.</p>
<p>Atas dasar itu, ia meminta mahasiswa Unwar tumbuh sikap kenegarawanannya bahwa pengabdian adalah nomor satu. Dosen pun tak boleh mengajar asal-asalan. Ia menegaskan mahasiswa harus menjadi kekuatan besar untuk membangun bangsa. Makanya jadilah mahasiswa dan pemuda yang cerdas, negarawan, dan pemberani. Itulah sebabnya ia mengingatkan Unwar menjadi kor pembangunan Bali di masa depan.</p>
<p>Strategi sukses pun dibuka Menbudpar di hadapan 200 mahasiswa dan dosen di lingkungan Unwar. Kunci sukes itu adalah menjalin jaringan sebanyak-banyaknya. Nama dan alamat teman sekolah, bisnis, dan tetangga harus dicatat karena itu merupakan harta di masa depan. &#8216;Ikuti juga perkembangan zaman untuk menjadi negarawan,&#8217; katanya.</p>
<p>Jero Wacik juga banyak menceritakan perjuangan dirinya sejak hidup melarat hingga menjadi menteri. Ia yang kini masuk tim Sembilan di Jakarta mengharapkan Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) Unwar ini cingklong alias sukses. FK Unud diharapkan ikut membina dan membagi ilmu bukan dianggap sebagai pesaing.</p>
<p>Rektor Unwar, Prof. Dr. I Made Sukarsa, M.S., yang didampingi Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Bali, A.A. Wisnu Murti, mengakui Jero Wacik sangat besar perannya dalam merintis dan melahirkan PSPD Unwar yang telah mendapatkan izin Dikti. Di samping itu, banyak memberi bantuan untuk Unwar dan dikenal concern dalam pendidikan. Makanya ia marasakan Menbudpar ini seperti sudah menjadi warga Unwar karena ikut berpikir mengembangkan kampus ini.</p>
<p>Jubilium Perak Unwar menurut Ketua Panitia diisi dengan ceramah umum, lomba bleganjur, LKTI, dan festival band antar-SMA se-Bali. (025/*)</p>
<p><strong>Unwar Kantongi Izin Dikti Buka S-1 Pendidikan Dokter</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Semarak dan haru. Itulah suasana yang terjadi di kampus Universitas Warmadewa (Unwar) Denpasar, Kamis (22/1) kemarin. Rektor Unwar Prof. Dr. I Made Sukarsa, S.E., M.S. tak menyangka bakal dijemput dengan baleganjur dan penari hanoman. Di depan kampus secara tiba-tiba dipasang baliho besar yang mensyukuri turunnya izin Dikti untuk Program Studi Pendidikan Dokter (S-1) Unwar.</p>
<p>Begitu tiba di depan lobi, Rektor Made Sukarsa disambut oleh baleganjur dan penari hanoman yang menyerahkan SK itu. Ternyata ini bagian bayar kaul dari PR I Unwar Drs. Yudiantara, M.Ap., yang berjanji akan menjemput izin ini secara meriah dengan baleganjur. Sayang, Yudiantara saat itu masih di Dirjen Dikti mengurus keperluan terkait izin itu. &#8216;Saya baru tahu hari ini. Ini betul-betul kejutan bahwa perjuangan kami membuahkan hasil,&#8217; ujar Made Sukarsa.</p>
<p>Surat izin Dikti tersebut diserahkan salah satu tim pengusulan Unwar, Ir. A.A. Mayun Wirajaya, bernomor: 63/D/T/2009 tertanggal 20 Januari 2009. Surat ini juga dilampiri rekomendasi dari Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) No. KI.02.01.1713 tertanggal 16 Desember 2008.</p>
<p>Made Sukarsa mengaku puas bahwa perjuangan keluarga besar Unwar selama ini dipercaya oleh pemerintah pusat untuk membuka program studi Pendidikan Dokter (S-1). Ia menyebut bukan perjuangan panjang tapi perjuangan melelahkan. Sebab, PT lain sampai menunggu 4-5 tahun, sedangkan Unwar hanya bergerak setahun. &#8216;Melelahkan karena banyak menguras tenaga dan pikiran,&#8217; ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan untuk sementara berbentuk program studi, bukan fakultas. Tinggal ia berkoordinasi dengan rektor Unud untuk menentukan calon ketua program studi dan tenaga dosennya. Tahun ajaran baru ini dipastikan akan dibuka perekrutan PS Pendidikan Dokter Unwar, hanya saja jumlah mahasiswanya dibatasi 50 orang. &#8216;Itu sudah ketentuan pusat,&#8217; ujarnya.</p>
<p>Soal kampus, kata dia, segera dibangun di Sesetan. Untuk setahun berjalan akan menggunakan gedung perkuliahan Lembaga Pengembangan Profesi Unwar (LP2U). Sedangkan lab sudah menjalin kerja sama dengan enam rumah sakit di Bali, khususnya RS Sanjiwani, Gianyar.</p>
<p>Rektor Unud Prof. Bakta sudah mengetahui bahwa izin Dirjen Dikti untuk PS Pend. Dokter Unwar sudah turun dua hari lalu. Ia juga mengucapkan syukur atas turunnya izin tersebut dan Unud siap bekerja sama membantu penyediaan SDM sesuai MoU dengan Unwar. (025/*)</p>
<h3>MENKES DUKUNG UNWAR BUKA FK</h3>
<p>Cita-cita Universitas Warmadewa (Unwar) Denpasar untuk memiliki Fakultas Kedokteran (FK) tinggal selangkah lagi. Menkes Dr. dr. Siti Fadilah Supari, Sp.Jp., Selasa (14/10) kemarin meninjau persiapan Unwar membuka Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD).</p>
<p style="text-align: justify;">Usia mendengar pemaparan tim PSPD Unwar, Menkes Siti Fadilah Supari menyatakan dukunganya agar Bali memiliki dua FK yakni Unud dan Unwar. &#8216;Kami masih menunggu hasil visitasi KKI, barulah muncul rekomendasi,&#8217; ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kontan saja berita gembira ini disambut tepuk tangan jajaran Unwar. Bahkan menurut Menkes, jika ini terwujud FK Unwar termasuk yang terakhir mendapat izin dari Depdiknas karena tahun depan izin pendirian FK berada di bawah Depkes. Makanya tak salah kalau Unwar mengundang dirinya untuk meninjau kesiapan FK Unwar.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia bangga Unwar justru mampu menjalin jejaring dengan enam rumah sakit (RS) dari syarat minimal satu RS yang diperlukan. Makanya Menkes minta program studi baru ini mampu mengangkat derajat kesehatan masyarakat Bali melalui pendidikan. Namun, ia ingatkan jangan bersaing dengan FK Unud melainkan menjadi sekolah kembar dengan pangsa pasar yang berbeda. &#8216;Ingat, banyaklah membantu anak bangsa,&#8217; ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Rektor Unwar, Prof. Dr. I Made Sukarsa, S.E., M.S., membenarkan perjuangan Unwar untuk mendapat izin PSPD (FK) dilakukan sejak tiga tahun lalu. Terakhir Mendiknas meminta adanya rekomendasi KKI dan Menkes. Jika ini sudah turun, ia yakin tahun ajaran baru FK Unwar sudah dibuka untuk umum.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mematangkan pembukaan program tersebut, Unwar sudah menjalin kerja sama dengan Pemrov Bali berupa sewa lahan tujuh hektar di Pegok dan BPD Bali soal finansial. SDM dosennya sebagian diambil dari FK Unud dan dosen FK Unud yang sudah pensiun namun masih gesit bekerja. Untuk tempat praktik pendidikan diteken kerja sama RS Sanjiwani, Gianyar sebagai RS utama, dibantu RS setelit yakni BRSUD Tabanan, RS Singaraja, RS Puri Raharja, RS Wangaya dan RS Sanglah.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketua Tim Presentasi dr. Gusti Ngurah Murdana menambahkan usulan dibukanya PSPD ini mengingat 2010 Bali memerlukan banyak tenaga medis dengan rasio 1:40. Sementara kondisi di Bali masih di bawah rasio itu. Sementara FK Unud hanya mampu menampung 10 persen lulusan SMA ke FK. Di lain sisi minat masyarakat untuk kuliah di FK makin tinggi. Untuk itu ia menilai Unwar terbuka peluangnya membuka FK secara mandiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Kunjungan Menkes diakhiri meninjau lab PSPD di kampus setempat. (025/*)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.warmadewa.ac.id/2008/menkes-dukung-unwar-buka-fak-kedokteran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SELAMAT DATANG IBU MENTERI KESEHATAN</title>
		<link>http://www.warmadewa.ac.id/2008/selamat-datang-ibu-menteri-kesehatan/</link>
		<comments>http://www.warmadewa.ac.id/2008/selamat-datang-ibu-menteri-kesehatan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Oct 2008 04:27:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unwar.co.cc/?p=246</guid>
		<description><![CDATA[Universitas Warmadewa mendapatkan kunjungan kehormatan dari Menteri Kesehatan Ibu Dr. dr. Siti Fadilah Sapari, Sp.JP. Kunjungan tersebut dilaksankan pada hari Selasa, 14 Oktober 2008 di Kampus Universitas Warmadewa Denpasar.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://warmadewa.co.cc/wp-content/uploads/2008/10/siti-fadila-supari.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-247" title="siti-fadila-supari" src="http://warmadewa.co.cc/wp-content/uploads/2008/10/siti-fadila-supari.jpg" alt="" width="190" height="190" /></a>Universitas Warmadewa mendapatkan kunjungan kehormatan dari Menteri Kesehatan Ibu Dr. dr. Siti Fadilah Sapari, Sp.JP. Kunjungan tersebut dilaksankan pada hari Selasa, 14 Oktober 2008 di Kampus Universitas Warmadewa Denpasar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.warmadewa.ac.id/2008/selamat-datang-ibu-menteri-kesehatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seminar Nasional</title>
		<link>http://www.warmadewa.ac.id/2008/seminar-nasional/</link>
		<comments>http://www.warmadewa.ac.id/2008/seminar-nasional/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 00:01:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Sekilas Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unwar.co.cc/?p=232</guid>
		<description><![CDATA[Pendahuluan Titik berat pembangunan adalah dibidang ekonomi dengan sasaran utama untuk memcapai keseimbangan antara sektor pertanian, industri dalam pemenuhan kebutuhan pokok rakyat.Berkaitan dengan hal tersebut, penanaman modal harus menjadi sasaran dari penyelenggaraan perekonomian nasional. Oleh karena itu ditempatkan sebagai upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pembangunan ekonomi berkelanjutan, meningkatkan kapasitas dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pendahuluan</strong><br />
Titik berat pembangunan adalah dibidang ekonomi dengan sasaran utama untuk memcapai keseimbangan antara sektor pertanian, industri dalam pemenuhan kebutuhan pokok rakyat.Berkaitan dengan hal tersebut, penanaman modal harus menjadi sasaran dari penyelenggaraan perekonomian nasional. Oleh karena itu ditempatkan sebagai upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pembangunan ekonomi berkelanjutan, meningkatkan kapasitas dalam kemajuan teknologi serta menuju kearah sistem perekonomian yang berdaya saing.<br />
Tujuan penyelenggaraan penananam modal hanya dapat dicapai apabila faktor penunjang yang menghambat iklim penanaman modal dapat diatasi, antara lain melakukan pembentukan koordinasi antara instansi pemerintah pusat dan daerah, penciptaan birokrasi yang efisien, kepastian hukum, biaya ekonomi yang berdaya saing tinggi, serta iklim usaha yang kondusif di Bali. Pembangunan ekonomi dihadapkan pada tantangan besar sebagai akibat dua perubahan penting, yaitu perubahan internal yag menyangkut mengenai pemberlakukan otonomi daerah dan perubahan eksternal yaitu berupa era perdagangan bebas.</p>
<p><strong>Maksud dan Tujuan</strong></p>
<ol>
<li>Reformasi birokrasi sangat penting dan strategis dalam upaya peningkatan, penciptaan iklim yang sehat bagi investasi dan bisnis di daerah.</li>
<li>Pentingnya peranan perbankan bagi perekonomian regional yang mempunyai posisi dan peranan yang strategis dalam aktivitas perekonomian nasional.</li>
</ol>
<p><strong>Tujuan</strong></p>
<ol>
<li> Untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi terhadap peraturan yang akan diberikan oleh pemerintah Bali khususnya BKPMD didalam memberikan peluang dan gerak bagi pertumbuhan investasi di Bali.</li>
<li> Untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi mengenai kebijakan Bank Indonesia dalam peranannya meningkatkan pertumbuhan ekonomi regional, investasi dan ekspor Bali.</li>
<li> Untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi pelaku bisnis terutama yang berkaitan dengan reformasi birokrasi bagi dunia usaha di Bali.</li>
</ol>
<p><strong>Peserta Seminar</strong><br />
Pebisnis Kadin dan Asosiasi yang tergabung didalamnya, Perbanas, Perbarindo, Legislatif, Praktisi, Pemerintah Daerah, Akademisi</p>
<p><strong>Pembicara</strong><br />
1. Bank Indonesia<br />
2. Ketua Kadin Bali<br />
3. Kepala BKPMD Bali</p>
<p><strong>Topik Seminar</strong><br />
1.	Peranan Bank Indonesia Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi, Investasi, dan Ekspor Bali.<br />
2.	Perlunya reformasi Birokrasi Dalam Upaya Meningkatkan Iklim Bisnis dan Investasi di Bali.<br />
3.	Prospek Investasi dan Strategi BKPMD Bali dalam meningkatkan perkembangan investasi di Bali</p>
<p><strong>Pelaksanaan</strong><br />
Seminar dilaksanakan pada hari Kamis, 25 September 2008, bertempat di Ruang Sidang Sri Kesari Warmadewa Mandapa Lantai IV Kampus Universitas Warmadewa Jalan Terompong Tanjung Bungkak Denpasar Bali</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.warmadewa.ac.id/2008/seminar-nasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kegiatan Mahasiswa Baru</title>
		<link>http://www.warmadewa.ac.id/2008/kegiatan-mahasiswa-baru/</link>
		<comments>http://www.warmadewa.ac.id/2008/kegiatan-mahasiswa-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2008 10:51:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa baru]]></category>
		<category><![CDATA[pendaftaran]]></category>
		<category><![CDATA[pmb]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unwar.co.cc/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[Senin, 1 Sept 2008 dilaksanakan pembukaan Program Pengenalan kehidupan kampus Universitas Warmadewa. Acara ini diawali dengan Pembukaan, Menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mengheningkan cipta, menyanyikan Hymne Warmadewa, Laporan Ketua Panitia, Penyematan tanda peserta, Sambutan Sekjen Sekom Unwar, Sambutan Rektor sekaligus mebuka acara pengenalan kehidupan kampus, sambutan Ketua Yayasan, menyanyikan Mars Warmadewa, penutup. Kemudian sore hari mulai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://warmadewa.co.cc/wp-content/uploads/2008/09/mh-baru1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-186" title="mh-baru1" src="http://warmadewa.co.cc/wp-content/uploads/2008/09/mh-baru1.jpg" alt="" width="110" height="83" /></a><strong>Senin, 1 Sept 2008</strong> dilaksanakan pembukaan Program Pengenalan kehidupan kampus Universitas Warmadewa. Acara ini diawali dengan Pembukaan, Menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mengheningkan cipta, menyanyikan Hymne Warmadewa, Laporan Ketua Panitia, Penyematan tanda peserta, Sambutan Sekjen Sekom Unwar, Sambutan Rektor sekaligus mebuka acara pengenalan kehidupan kampus, sambutan Ketua Yayasan, menyanyikan Mars Warmadewa, penutup. Kemudian sore hari mulai pukul 13.00 wita dilaksanakan penjelasan simulasi proses belajar mengajar di Perguruan Tinggi, Ceramah Sistem pendidikan dan kegiatan Akademik di perguruan Tinggi yang disampaikan oleh Rektor Unwar. Ceramah Penyesuaian diri dan pengenalan nilai budaya, tata krama dan etika keilmuan disampikan oleh Pembantu Rektor I dan II. Ceramah dilaksankan di Ruang sidang Sri Kesari Mandapa dan Auditorium Unwar  Lantai IV.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Selasa, 2 September 2008</strong>, dilanjutkan dengan pelatihan bagi mahasiswa baru tentang Sistem Pendidikan di Universitas Warmadewa, Menyanyikan Hymne dan Mars Warmadewa, Ceramah Layanan Mahasiswa dan Organisasi Kemahasiswaan disampaikan oleh PR III, ceramah Wawasan Kebangsaan disampaikan oleh Sekjen dan Presedium Sekom. Sore harinya pukul 14.00 wita dilaksanakan Ceramah Narkoba yang disampikan oleh Polda Bali, Mahasiswa baru diberikan kesempatan untuk mengunjungi pameran kampus. Kegiatan berakhir pukul 17.30 wita.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Rabu, 3 September 2008</strong> merupakan puncak kegiatan program pengenalan kampus Unwar, dimana pagi hari mulai jam 07.30 wita diawali dengan registrasi peserta (Mhs Baru), Kersos (penanaman bunga di halaman kampus). Pukul 13.30 wita dilaksankan kegiatan lomba orasi dan yel-yel, 14.30 wita dilaksankan acara pesiapan penutupan yang acaranya : Laporan ketua panitia, penanggalan tanda peserta, sambutan rektor sekaligus menyerahkan mhs baru kemasing-masing fakultas, menyanyikan lagu wajib, hymne dan mars warmadewa, atraksi, demo Marcing Band Unwar, dan penutup.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.warmadewa.ac.id/2008/kegiatan-mahasiswa-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
