Untuk kali pertama dalam sejarah, Univ. Warmadewa mengadakan seleksi tahap I untuk calon mahasiswa program pascasarjana Magister Manajemen (MM). Seleksi gelombang pertama, Minggu (9/10) kemarin diikuti puluhan peserta dipusatkan di gedung baru FK Unwar,
Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Bali, Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurthi,M,Si., saat memantau pelaksanaan tes mengaku puas karena standardisasi seleksi dilakukan secara sempurna. Ini menunjukkan bahwa sejak rekrutmen hingga proses perkuliahan di MM akan tetap dijaga standar kualitasnya. Makanya ia mengatakan Unwar tak mau main-main dalam mengelola program MM.
Mantan Ketua KPUD Bali ini menegaskan testing tetap dilakukan secara baku untuk mendapatkan input terbaik, bukan sebatas formalitas belaka. Peserta gelombang pertama ini datang dari beragam profesi seperti pegawai bank, wartawan, legislatif, pejabat pemerintah dan pengusaha.
Dikatakannya program MM Unwar memiliki dua konsentrasi yakni konsentrasi keuangan dan konsentrasi perbankan. Sekalipun demikian program MM ini sangat pas bagi mereka yang bergelut di pemerintahan, pengusaha dan sektor lain. Karena di manajemen juga banyak diajarkan bagaimana mengelola perusahaaan dan tata pemerintahan, mengelola SDM dan sebagainya.
Pada seleksi gelombang I kemarin sebagian besar diikuti peserta dari luar keluarga Unwar. Menurut Rektor yang juga Ketua MM Unwar, Prof. Made Sukarsa, pada seleksi gelombang II akan banyak diikuti alumni Unwar, para dosen dan SDM di Unwar serta sarjana S-1 Unwar yang baru diwisuda. Dengan demikian target minimal 25 mahasiswa akan terpenuhi.
Unwar, kata dia, tak hanya berhenti membuka program MM di FE. Dua prodi di FISIP sudah diusulkan membuka S-2 yakni MAP Magister Ilmu Pemerintahan. Sementara di FH akan membuka S-2 MH, selama ini sudah bekerjasama dengan Univ. Hasanuddin untuk Magister Kenoktariatan (MKn). Ia menjanjikan PBM dan kepastian biaya pendidikan di Unwar yang paling teruji.
Wisnumurthi membenarkan Unwar tak mau mengiming-imingi peserta dengan biaya murah, namun di tengah jalan banyak pungutan. Bahkan yayasan memberi kemudahan bagi mahasiswa dalam pembayaran yakni dengan pola satu bulan, tiga bulanan atau penuh satu semester. Ini sesuai dengan historis Unwar menyiapkan SDM Bali yang berkualitas dengan menjamin mutu dan biaya terjangkau. Dalam waktu yang tak terlalu lama, Wisnumurthi yang kaya dengan ide cemerlang ini menginginkan semua program studi di Unwar memiliki program magister.
Yayasan, kata dia, sudah membangun gedung dan ruang perkuliahan khusus pasca dengan struktur sekretaris oleh Ni Nyoman Rusmiati, PK I, Dewi Soraya, PK II, Nyoman Suriani, PK III Made Artawan. Makanya ia meminta masyarakat dan alumninya bergabung ke Unwar guna mempersiapkan SDM Bali yang andal lewat pendidikan berkualitas. (025)

Edit: Unwar Tak Mau Main-Main Kelola Magister Manajemen http://t.co/UkwkGU5x