Universitas Warmadewa (Unwar) mendukung kebijakan Pemerintah Kota Denpasar untuk menjadikan Desa Serangan sebagai laboratorium pendidikan lingkungan. Untuk itu lewat mahasiswa dan dosen Fakultas Sastra Unwar mendorong Serangan dijadikan tempat melaksanakan pengabdian kepada masyarakat sebagai penjabaran program Tri Dharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian dan pengabdian).
”Kami sangat mendukung program Pemerintah Kota Denpasar menjadikan Serangan sebagai laboratorium pendidikan lingkungan. Apalagi Unwar punya pola ilmiah pokok (PIP) lingkungan, sehingga sangat tepat kalau mahasiswa dan dosen diajak melaksanakan pengabdiannya di Serangan,” ujar Dekan Fakultas Sastra Unwar Drs. I Nyoman Sujaya, M.Hum. usai penanaman 1.000 pohon mangrove di Serangan, Sabtu (9/1).
Acara penanaman pohon juga dihadiri Wakil Wali Kota (Wawali) IGN Jaya Negara, S.E., jajaran SKPD, Ketua Panitia Pengabdian Masyarakat Drs. Nyoman Mardika, M.Si., tokoh masyarakat serta siswa-siswi Sekolah Dasar dan SMP di Serangan. Kegiatan penanaman pohon bersama ini dengan tujuan supaya kawasan yang dijadikan salah satu kawasan wisata ini menjadi kawasan yang hijau dan menyejukkan.
”100 mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris yang kami terjunkan dalam penghijauan ini sekaligus mempraktikkan ilmunya di lapangan. Mereka kita coba berkolaborasi dengan masyarakat untuk membuat kegiatan,” tegas Sujaya.
Sementara itu, Nyoman Mardika mengatakan pengabdian yang dilaksanakan sehari ini wajib diikuti mahasiswa yang duduk di semester lima sebagai persiapan nanti mereka terjun ke lapangan membuat tugas akhir atau skripsi. Selain melakukan penghijauan, mahasiswa diajak bersih-bersih di lingkungan Pura Sakenan, sehingga menjaga lingkungan kawasan ini supaya tetap bersih.
”Selain penghijauan dan kerja bakti bersih-bersih, dalam pengadian kepada masyarakat yang berlangsung sehari ini juga diisi dengan ceramah tunggal dari ketua panitia terkait pengembangan pariwisata Serangan, peluang dan tantangannya ke depan,” ujar Mardika.
Sementara itu, Wawali Jaya Negara mengatakan pihaknya menyampaikan apresiasi yang positif terhadap kegiatan FS Unwar yang telah memilih Serangan menjadi tempat pengabdian kepada masyarakat. Artinya, program Pemerintah Kota Denpasar mendapat dukungan dari perguruan tinggi, sehingga dukungan tersebut menjadi support bagi Denpasar merealisasikan programnya.
”Mudah-mudahan apa yang dilakukan FS Unwar diikuti oleh perguruan tinggi lainnya, sehingga harapan untuk mengembangkan Serangan menjadi kawasan wisata terwujud dengan baik, meski harus dilakukan secara bertahap,” tegas Jaya Negara. (r)