Unwar Raih THK Widya Nugraha Kampusnya “Green”; Hati SDM-nya Hijau

Universitas Wamadewa (Unwar) Denpasar kembali menerima penghargaan Tri Hita Karana (THK) Widya Nugraha kategori gold. Jika sukses meraih tiga kali berturut-turut Unwar akan menerima penghargaan emerald. Penghargaan itu diterima PR II Unwar Ida Bagus Udayana Putra, S.E., M.M. di Ksirarnawa.

Rektor Unwar Prof. Made Sukarsa mengaku sukses Unwar ini berkat tata kelola kampus dalam semua sek-tor. Termasuk besarnya dukungan yayasan, universi¬tas dan warga kampus. Hubungan dengan Sang Pencipta tak pernah dilupakan di kampus ini. Semua aktivitas selalu ada unsur spiritual. Warga kampus konsisten menjaga kebersihan, ngayah ke pura kahyangan jagat termasuk melakukan aksi kebersihan dan mapunia. Di samping itu Unwar memiliki program unggulan melakukan inventarisasi arsitektur dan jenis upacara untuk pura di Bali.

Dalam harmonisasi pawongan, I.B. Udayana Putra mengatakan di kalangan dosen dan mahasiswa ada suka duka, adanya peningkatan kesejahteraan secara bertahap. Apalagi bicara soal harinonisasi dengan lingkungan, Ketua THK Unwar Prof. Wayan Runa men¬gatakan, Unwar yang memiliki pola ilmiah pokok lingkungan sangat kental dengan aktivitas prolingkungan. Saat ini Unwar membuat sembilan sumur biopori. Unwar juga rutin melakukan penanaman pohon dalam program pohon wisuda. Sedangkan di tingkat fakultas terdapat program pohon yudisium.

Menariknya, pohon yang ditanam adalah jenis pohon langka yang diperlu-kan terkait Panca Yadnya di Bali. Jika tiap wisudawan menyumbang dua buah pohon, berarti dalam setahun Unwar yang mewiduda dua kali telah menanam 2.400 pohon. Inilah, katanya, mengapa Unwar dikenal den¬gan kampus yang clean and green. Sebab, semua po¬hon ini ditanam di sekitar kampus. Makanya Unwar tampak sejuk sepanjang hari.

Made Sukarsa menegaskan ini cermin kondisi Un¬war yang kondusif untuk memajukan kampus ke depan. Unwar ingin tampil sebagai kampus di tengah lahan hijau. Bukan hanya lingkungan hijau, hati warganya juga Hijau. Ini dibuktikan dengan bersikap ramah dalam melayani, penuh senyum, cinta dan kasih sayang den¬gan lingkungan.
Unwar juga membantu Pemprov Bah mensosiahsasi-kan program clean and green lewat website. Manajemen limbah di kampus ini juga dikenal akrab lingkun¬gan.

Made Sukarsa mengatakan pemisahan sampan organik dan non-organik dilakukan warga kampus. Khusus sampah organik dikelola oleh Fakultas Pertanian sebagai kompos. Yang menggembirakan anggaran dan SDM untuk THK yang dulu tak jelas kini mendapat DIK langsung di LP2M. Bahkan, bantuan THK meningkat 50 persen dari sebelumnya. Kepnitian THK Unwar terbagi dalam tiga bidang yaitu bidang Pahrayangan di komandoi oleh Bapak Drs. Dewa Sumantra, Bidang Pawongan : I Made Artawan, SE, MM, dan Bidang Palemahan : Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP.

About webmaster