278 Pengawas Kawal UN SMA/MA di Bali
Jan 20th, 2010 | By webmaster | Category: PengumumanGuna meminimalisasi terjadinya pelanggaran dan kecurangan, pelaksanaan UN SMA/MA yang digelar mulai Senin (20/4) hingga Jumat (24/4) mendatang akan dikawal secara ketat oleh Tim Kerja Pengawas (TKP) UN SMA/MA. Di Bali, personel TKP yang disiagakan 278 orang yang terdiri dari unsur pembina, penanggung jawab, pengawas tingkat kabupaten/kota dan pengawas tingkat satuan pendidikan. Kabag Umum Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Bali Drs. I Wayan Arnawa, M.Pd. mengatakan itu kepada Bali Post, Jumat (17/4) kemarin.
Menurut Arnawa, TKP yang dikoordinatori Rektor Unud Prof. dr. I Made Bakta itu bertugas memantau segala hal terkait penyelenggaraan UN. Mulai dari penerimaan master soal dari Departemen Pendidikan Nasional, penggandaan soal ujian, pengiriman soal ujian ke kabupaten/kota dan sekolah, pelaksanaan UN hingga lembaran jawaban komputer (LJK) peserta ujian dikirim ke Universitas Udayana untuk proses scanning (pemindaian-red). ‘Jadi, seluruh tahapan pelaksanaan UN di SMA/MA selalu melibatkan TKP. Guna mencegah terjadinya kebocoran soal, seluruh proses itu juga diawasi ekstraketat oleh aparat kepolisian,’ katanya.
Arnawa menegaskan, pengawasan UN untuk jenjang pendidikan SMA/MA tahun ini dipastikan lebih ketat dibandingkan pelaksanaan UN tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, pola pengawasan yang diterapkan berlapis. Di samping diawasi oleh dua orang guru pengawas di setiap ruang ujian, pelaksanaan UN SMA/MA juga diawasi secara ketat oleh tim khusus yang berintikan dosen-dosen perguruan tinggi. ‘Dalam melaksanakan tugasnya, TKP UN SMA/MA ini diberikan keleluasaan masuk ke dalam ruang ujian guna meminimalisasi terjadinya pelanggaraan ujian,’ katanya.
Ditambahkan, teknis pengawasan UN SMA/MA yang melibatkan TKP ini guna menjamin objektivitas hasil ujian sekaligus meningkatkan kepercayaan lembaga perguruan tinggi terhadap hasil ujian siswa.
Kata Arnawa, format pengawasan UN SMK dan SMP tetap melibatkan Tim Pemantau Independen (TPI) seperti halnya pada pelaksanaan UN tahun-tahun sebelumnya yang juga berintikan para dosen. Tahun ini, UN SMK dan SMALB akan dipantau oleh 139 orang personel TPI. Sedangkan UN SMP/MTs dan SMPLB akan dipantau oleh 354 orang personel TPI. (kmb13 Bali Post)