21 Persen Sarjana FE Unwar Lulus dengan ”Cumlaude’

Mar 22nd, 2010 | By webmaster | Category: Berita Umum

Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa (Unwar) selalu memiliki kejutan tiap acara yudisium. Kali ini kejutan itu berupa 21 persen dari 180 sarjana yang diyudisium oleh Dekan FE Unwar Drs. I Wayan Arjana, M.M., Sabtu (20/3) lalu meraih predikat cumlaude.

Prestasi ini cukup membanggakan karena, menurut Arjana, itu berarti mahasiswanya mampu menyerap ilmu secara maksimal. Di samping itu, lama studi di tingkat fakultas juga cukup bagus yakni tiga tahun tujuh bulan.

Dekan Wayan Arjana juga menyerahkan penghargaan kepada lulusan dengan masa studi tercepat yang diraih Agus Sugiantara Yasa yakni 3,4 tahun. Lulusan yang teraktif dalam kegiatan kemahasiswaan selama studi adalah I Made Dwi Arya, sementara IPK tertinggi diraih Ni Ketut Yuni Artini (3,94).

Arjana yang dikenal teguh menerapkan disiplin kepada mahasiswa dan karyawannya ini menegaskan, tantangan besar yang dihadapi dunia pendidikan dalam persaingan global adalah masalah kualitas. Kualitas berkaitan dengan daya saing di mana faktor kuncinya adalah invisible competition antarnegara. Karena itu, ia menilai wajar masyarakat menaruh harapan besar kepada pendidikan tinggi seperti FE Unwar.

FE Unwar telah banyak melakukan terobosan dalam upaya peningkatan kualitas PBM. Makanya ia mengatakan FE Unwar terus melakukan peningkatan pelayanan serta perbaikan berkelanjutan.

Implementasinya FE Unwar telah membuka kelas reguler dan kelas eksekutif bagi yang sudah bekerja. Di kelas reguler pun dibentuk kelas unggulan khusus bagi mahasiswa yang berprestasi. FE Unwar, katanya, telah melangkah lebih maju ke depan dalam dunia pendidikan, termasuk keterampilan. Sejumlah dosennya kini sedang menempuh S-3 di samping melibatkan banking luar negeri untuk mengajar di FE Unwar.

Dalam penelitian sejumlah proposal dosennya sudah dikirim ke Dikti. FE Unwar, kata Arjana, sedang mengusulkan membuka S-2 Magister Manajemen untuk menampung lulusan FE Unwar dalam meningkatkan kaulifikasi profesinya. Karena itu, ia mengimbau lulusannya jangan berpuas diri karena masih banyak ilmu yang perlu dipelajari. Tanamkan sikap mental yang dijiwai nilai-nilai spiritual sehingga menjadi sarjana yang sujana. (025)

Leave Comment