Unwar Terbanyak Terima Penelitian Fundamental dan Hibah Monev Lima PTS Dipusatkan di Unwar

Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Dirjen Dikti Prof. Dr. Alex Hartana, Selasa (1/9) kemarin melakukan monitoring 12 penerima penelitian fundamental dan hibah yang diraih lima PTS di Bali yakni Unwar, Unmas, Untab, Unhi dan IKIP PGRI Bali. Dari jumlah itu Unwar terbanyak menerima penelitian dari Dikti untuk dua kategori tersebut yakni satu di fundamental dan empat di hibah bersaing.

Selain lima PTS tersebut. Lemlit PTN juga diwawancarai tim monev. Mereka adalah Lemlit Unud, PNB dan ISI Denpasar.

Rektor Unwar Prof. Dr. Made Sukarsa, S.E., M.S. mengungkapkan, para peneliti termasuk dosen langka karena selain sulit memerlukan kompetensi yang memadai. Meski demikian, ia mengharapkan para peneliti di Bali seharusnya terus mengembangkan diri.

Ia justru khawatir makin langkanya para peneliti di kalangan perguruan tinggi padahal itu menjadi tugas utama para dosen. Makanya ia menyarankan para peneliti ini jangan cepat putus asa, apalagi ngambul karena setiap tahun diberi kesempatan melakukan perbaikan.

Prof. Dr. Alex Hartana juga mengatakan tugas utama dosen sebenarnya adalah meneliti. Ini bagian penting dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Jangan hanya melaksanakan PBM karena pengembangan ilmu diperoleh dari hasil penelitian. Hasil penelitian ini harus dipublikasikan dan dimanfaatkan untuk masyarakat.

Satu-satunya penerima bantuan penelitian fundamental di Unwar yakni Dr. Ir. I Wayan Runa, M.T. Penelitiannya juga cukup unik yakni identifikasi nilai-nilai rumah tinggal desa pegunungan, studi kasus Desa Sitatapa. Ide ini muncul dari pro dan kontra pembangunan rumah susun (rusun) di Densasar antara ketersediaan lahan dan pelestarian budaya Bali.

Wayan Runa melakukan penelitian rumah warga Sidatapa yang memiliki kekhasan karena satu rumah untuk segalanya. Rumah warga di desa ini sekaligus tempat tidur, dapur dan tempat suci. Model ini akan dihubungkan terhadap kemungkinan membangun rusun model ini dengan objek penelitian di rusun Polda Bali.

Selain lima penelitian ini, Unwar juga menerima enam penelitian dari Dikti yakni empat dosen muda dan dua untuk strategi nasional. (025/*)

About webmaster