Unwar Terapkan Tata Kelola Keuangan Berbasis Penjaminan Mutu Secara internal Universitas Warmadewa (Unwar) terus melakukan perubahan manajerial. Salah satunya dengan menerapkan tata kelola keuangan berbasis kinerja dan penjaminan mutu. Untuk memantapkan hal itu, Senin (3/8-09) kemarin Unwar mengundang khusus pakar keuangan berbasis penjaminan mutu dari UGM Dr. H. Suryo Pratolo, M.Si., Ak.

Suryo Pratolo dkk. selama dua hari memberi pembekalan dalam Workshop ”Penerapan Sistem Tata Kelola Keuangan Perguruan Tinggi Bersama Kinerja dan Penjaminan Mutu”. Menurut Pembantu Rektor II Unwar Ida Bagus Udayana Putra, S.E., M.M., workshop ini diberikan kepada pengelola keuangan di yayasan, pengelola keuangan Unwar, para pembantu dekan II, KTU dan staf keuangan di setiap unit. Tujuannya, aparat bagian keuangan ini mampu membuat laporan berasaskan hukum dan penjaminan mutu. Bukan lagi membuat laporan global melainkan sesuai kinerja.

Rektor Unwar Prof. Dr. I Made Sukarsa, M.S. ketika membuka workshop ini menekankan masalah keuangan merupakan salah satu sumber konflik dalam suatu organisasi. Dengan model tata kelola yang berbasiskan penjaminan mutu ini menjadikan Unwar sebagai universitas yang sehat di bidang keuangan dan adanya pembagian pengelolaan yayasan dan universitas.

Ia menekankan semua model bagus, tergantung pada sikap kita. Made Sukarsa ingin menerapkan sikap sederhana dalam mengelola keuangan dari atas hingga ke bawah. Pertama, apa yang disepakati dilaksanakan secara konsekuen. Jika bekerja berdasarkan Daftar Isian Kegiatan (DIK), patuhi apa yang telah disetujui dan tertera dalam DIK dengan segala risikonya.

Kedua, katanya, penuhi janji-janji yang diucapkan termasuk dalam membayar utang agar orang laian percaya dengan Unwar. Ketiga, peraturan jangan dilanggar karena itu sudah menjadi ketetapan kita bersama. Terakhir, ia menyarankan anak buahnya untuk bekerja dengan tulus dan bakti. Maksudnya tulus dengan tujuan memajukan universitas dan mengemban semangat Sri Kesari Warmadewa.

Dengan konsep itu, ia yakin akan mendatangkan pahala mungkin datangnya kemudian atau dari tempat lain. Inilah yang ia sebut sikap hidup sederhana. (025/*)

About webmaster