Suranaya Pandit Dikukuhkan sebagai Guru Besar

Sep 28th, 2009 | By webmaster | Category: Berita Umum

mr panditProf. Dr. Ir. I Gede Suranaya Pandit, M.P., Kamis (17/9) kemarin dikukuhkan sebagai guru besar dalam ilmu perikanan bersamaan dengan puncak peringatan Jubelium Perak Universitas Warmadewa (Unwar) dan acara wisuda sarjana ke-40 Unwar. Pengukuhan ditandai dengan pengalungan gordon oleh Rektor Unwar Prof. Made Sukarsa, S.E., M.S.

Suranaya Pandit, menurut Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Bali Drs. AAN Gde Oka Wisnumurti, M.Si., memecahkan rekor lahirnya profesor pertama yang dicetak atau lahir di Unwar. Kiprah dan fibrasinya diharapkan menyebar ke rekannya yang lain.

Sementara itu, Rektor Made Sukarsa mengaku sangat salut dengan semangat belajar Suranaya Pandit, semoga langkahnya memberi inspirasi bagi tujuh calon guru besar Unwar yang kini menyandang gelar doktor.

Di acara yang dihadiri Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra itu, Suranaya Pandit menyampaikan orasi ilmiah berjudul ”Karacunan Histamin Akibat Mengonsumsi Ikan dan Mencegahnya”. Ia menekankan pentingnya enam langkah yang harus dilakukan guna mencegah munculnya kasus keracunan ikan tongkol di Bali.

Suranaya Pandit menyelesaikan pendidikan SD di SD No. 18 Denpasar, kemudian melanjutkan ke SMPN 3 Denpasar dan lulus di Smansa 1976. Sarjana lengkap (S-1) diselesaikan di Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan Fakultas Perikanan Universitas Riau tahun 1985. Sementara magister (S-2) diraih di PPS Ilmu Teknologi Pangan UGM 1994. Sedangkan gelar doktor diraih di PSS Ilmu Kedokteran Konsentrasi Ilmu Kesehatan Masyarakat 2007 di Unud.

Selain suka menulis di harian Bali Post tentang masalah perikanan, ekonomi pertanian dan sosial lainnya, Suranaya Pandit juga banyak memenangkan hibah bersaing di Dikti, sehingga ia dikenal oleh rekannya di kampus sebagai ahli perikanan. Ia juga sukses membuat sejumlah buku. Di antaranya ”Teknologi Penanganan dan Pengolahan Ikan” yang dicetak penerbit Bali Post.

Suranaya Pandit mengaku keberhasilannya meraih jabatan guru besar ini dipersembahkan untuk keluarga tercinta, kemudian untuk kampus Unwar tempat ia mengabdi serta kepada krama Bali. Ia mengaku senang makin banyak lahir profesor di Bali, menunjukkan makin bagus dan bermutu pendidikan di Bali. (025/*)

Leave Comment