”PKL ini merupakan pengganti Kuliah Kerja Nyata (KKN). Program KKN sudah dianggap kurang efektif bagi mahasiswa Sastra Inggris sehingga diganti dengan PKL,” ujar Dekan Fakultas Sastra Unwar Drs. Nyoman Sujaya, M.Hum. usai membuka pembekalan PKL di Kampus Unwar, Denpasar, Senin (27/7) kemarin. Pembukaan dihadiri pejabat, dosen dan karyawan di lingkungan Fakultas Sastra Unwar.
Sujaya mengatakan, PKL pada dasarnya pendidikan dan peningkatan kualitas mahasiswa melali pelatihan keterampilan sesuai dengan bidang yang dipilih. Dengan harapan mahasiswa sebagai calon sarjana mampu bersaing dalam dunia kerja dan dapat menanggulangi pemasalahan secara pragmatis.
”PKL yang dilaksanakan Sastra Unwar juga merupakan realisasi dari visi-misi fakultas dan merupakan bentuk riil dari penerapan kurikulum yang berbasis kompetensi,” ujar Sujaya.
Ia juga berpesan kepada mahasiswa saat mengikuti pembekalan umum dan khusus ini secara tekun dan disiplin. Sebab, dalam praktik di lapangan nanti ketekunan dan kedisiplinan sehingga mahasiswa yang ber-PKL harus tunduk pada aturan yang ditetapkan tempat mahasiswa ber-PKL.
Sujaya juga yakin dengan PKL yang dilakukan sekarang ini akan menambah wawasan mahasiswa Sastra Inggris Unwar untuk mampu bersaing di pasaran kerja. Artinya, pengalaman PKL ini akan sangat membantu ketika mereka sudah lulus dan bersaing di pasaran kerja.
Sementara itu, Ketua Panitia PKL Fakultas Sastra Unwar Drs. IB Pidada, M.Si. mengatakan, PKL yang dilakukan kali ini diikuti 54 peserta dengan waktu selama sebulan yakni dari 4 Agustus hingga 4 September 2009. Peserta memilih tiga bidang yang diminati seperti perhotelan, biro perjalanan dan pengajaran. Mahasiswa didampingi satu orang dosen pembimbing yang berasal dari Sastra Unwar dan pendamping dari perusahaan tempat mahasiswa PKL. (025/*)