Memulai Suatu Investasi
Apr 18th, 2009 | By webmaster | Category: Artikel, Unit Kegiatan MahasiswaInvestasi selalu terkait dengan adanya risiko, tanpa mempedulikan bentuk investasi tersebut. Berinvestasi di Pasar Modal memiliki risiko tertentu; dan risiko ini lebih besar dibandingkan berinvestasi di aset yang memiliki risiko rendah (low risk) atau yang mendekati nol (risk-free), seperti deposito, dan SBI/SBPU. Mengingat risiko yang harus ditanggung oleh seorang investor yang akan menanamkan dananya di Pasar Modal, saran-saran berikut mungkin dapat membantu sebelum Anda memulai kegiatan investasi di Pasar Modal :
Jangan membeli suatu produk investasi yang tidak dimengerti betul. Untuk itu sebelum melakukan investasi, berbagai sumber informasi hendaknya dipelajari terlebih dahulu seperti buku referensi, majalah/buletin bisnis dan keuangan, hasil riset dari lembaga keuangan, atau konsultasi dengan seorang Penasihat Investasi.
Jika Anda sudah memilih produk misalnya saham, dan kemudian harus menentukan perusahaan mana yang akan menjadi sasaran investasi Anda, maka penyelidikan harus dilakukan pada segi fundamental perusahaan dan kinerjanya di Bursa Efek (jika saham tersebut telah diperdagangkan di Bursa Efek) misalnya melalui prospektus, company profile, laporan keuangan, berita-berita pasar modal dan sebagainya.
Perusahaan sasaran investasi Anda mungkin melakukan penggabungan usaha, reorganisasi, sasaran penawaran tender, atau melakukan tindakan-tindakan lain yang dapat mengurangi nilai kepemilikan kita. Untuk itu Anda harus memiliki perhatian penuh pada berita-berita ataupun pengumuman mengenai kemungkinan tersebut.
Kondisi Bursa Efek pada umumnya dan setiap saham pada khususnya memiliki kecenderungan (trend) harga dan volume penjualan yang menggambarkan saat terbaik untuk melakukan kegiatan jual/beli. Analisa yang dikenal sebagai “analisa teknikal” ini perlu dipelajari oleh investor karena akan sangat berpengaruh pada keputusan investor untuk melakukan transaksi jual/beli. Untuk ini, Anda dapat memperoleh data dari lembaga riset atau dari divisi riset Perusahaan Efek Anda.
Pada skala makro, kinerja investasi di Bursa Efek sangat dipengaruhi oleh kondisi perekonomian, stabilitas politik, dan kinerja Bursa Efek lain. Selain itu, keadaan di Bursa pun sangat sensitif dengan berbagai hal subyektif (rumours). Anda harus mengikuti berita-berita semacam ini yang tentunya dapat mempengaruhi nilai investasi Anda. Investasi pada perusahaan yang tidak memiliki informasi yang dipublikasikan sebelumnya mengandung risiko yang lebih besar.
Pada saat pertama Anda membeli saham, Anda mungkin hanya membeli saham dari satu perusahaan saja. Namun dengan berjalannya waktu Anda mungkin ingin menambah investasi Anda. Jika sudah sampai pada tahapan ini Anda perlu memperhatikan satu prinsip investasi yang sudah begitu populer dan dapat mengurangi risiko investasi Anda apabila diterapkan, yaitu “don’t put all your eggs in one basket”.
Prinsip tersebut berarti bahwa Anda harus melakukan diversifikasi investasi untuk memperkecil risiko yang mungkin terjadi. Untuk itu, Anda dapat menyusun portofolio investasi saham Anda yang meliputi saham-saham dari berbagai sektor industri, dan terdiri dari perusahaan besar (blue chip), perusahaan baru/berkembang dan juga perusahaan menengah dan kecil. Perusahaan besar umumnya lebih aman dibandingkan perusahaan baru/berkembang serta perusahaan menengah dan kecil;
namun perusahaan baru/berkembang serta perusahaan menengah dan kecil umumnya menjanjikan pertumbuhan (growth) dan penghasilan (gain) yang lebih tinggi.
kl sy ingin mencari teman lama..bisakah sy bertanya melalui forum ini.tx
siapa temanya mbka nining ya..