Sebanyak 45 mahasiswa Univ. Warmadewa (Unwar) Denpasar, Selasa (30/6) kemarin mengikuti Latihan KeteramSebanyak 45 mahasiswa Univ. Warmadewa (Unwar) Denpasar, Selasa (30/6) kemarin mengikuti Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) tingkat dasar. LKMM ini dibuka Rektor Unwar, Prof. Dr. I Made Sukarsa,S.E., M.S.
Mereka yang terlibat di LKMM ini menurut Ketua Panitia I Made Wijaya,SIP., adalah pengurus BEM, BPM dan pimpinan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di lingkungan Unwar. LKMM bertujuan memberi pemahaman dan membangun kerjasama untuk melaksanakan program kerja, mengidentifikasi peluang untuk meriah tujuan, memanfaatkan SDM yang ada serta menggugah partisipasi mahasiswa berorganisasi. Semua materi diberikan oleh tutor Unwar yang bersertifikasi nasional.
Rektor Unwar, Prof. Made Sukarsa di acara itu memaparkan materi tentang ‘Pola dan Pembinaan Kemahisiswaan’. Mantan PR III Unud ini menegaskan LKMM ini juga bentuk kegiatan untuk menjaring aktivis kampus Unwar yang positif. Ia mengakui aktivis kampus saat ini cenderung dikalahkan oleh pentolan LSM di luar kampus. Ini disebabkan sejarah normalisasi kehidupan kampus yang panjang yang menginginkan kampus bukan lagi sebagai tempat underbow parpol dan mahasiswa berpolitik praktis.
Namun demikian ia setuju LKMM ini untuk menjaring good boys Unwar. Bahkan materinya ia harapkan tak lagi terpaku pada kurikulum nasional melainkan diselipkan dengan masalah kekinian. Ia menyebut masuknya matari ‘Manajemen Konflik’ oleh Drs. Made Suantina M.Si. Bahkan ia mengusulkan adanya meteri bagaimana memanajemen demontrasi. Dengan tahu cara demontrasi setelah menjabat nanti mahasiswa tahu cara mencegah dan menuntaskan demontrasi.
Ia mengatakan UKM di Unwar harus terus dibangun dan dihidupkan. Bagi UKM yang memiliki program kerja yang padat dan sering latihan ia menjanjikan memberi anggaran yang lebih. Sedangkan yang terus tidur diancam tak diberikan anggaran apa-apa. Konsep ini ia sebut mengaliri air kepada mereka yang sering menanam. (025/*)
pilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) tingkat dasar. LKMM ini dibuka Rektor Unwar, Prof. Dr. I Made Sukarsa,S.E., M.S.
Mereka yang terlibat di LKMM ini menurut Ketua Panitia I Made Wijaya,SIP., adalah pengurus BEM, BPM dan pimpinan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di lingkungan Unwar. LKMM bertujuan memberi pemahaman dan membangun kerjasama untuk melaksanakan program kerja, mengidentifikasi peluang untuk meriah tujuan, memanfaatkan SDM yang ada serta menggugah partisipasi mahasiswa berorganisasi. Semua materi diberikan oleh tutor Unwar yang bersertifikasi nasional.
Rektor Unwar, Prof. Made Sukarsa di acara itu memaparkan materi tentang ‘Pola dan Pembinaan Kemahisiswaan’. Mantan PR III Unud ini menegaskan LKMM ini juga bentuk kegiatan untuk menjaring aktivis kampus Unwar yang positif. Ia mengakui aktivis kampus saat ini cenderung dikalahkan oleh pentolan LSM di luar kampus. Ini disebabkan sejarah normalisasi kehidupan kampus yang panjang yang menginginkan kampus bukan lagi sebagai tempat underbow parpol dan mahasiswa berpolitik praktis.
Namun demikian ia setuju LKMM ini untuk menjaring good boys Unwar. Bahkan materinya ia harapkan tak lagi terpaku pada kurikulum nasional melainkan diselipkan dengan masalah kekinian. Ia menyebut masuknya matari ‘Manajemen Konflik’ oleh Drs. Made Suantina M.Si. Bahkan ia mengusulkan adanya meteri bagaimana memanajemen demontrasi. Dengan tahu cara demontrasi setelah menjabat nanti mahasiswa tahu cara mencegah dan menuntaskan demontrasi.
Ia mengatakan UKM di Unwar harus terus dibangun dan dihidupkan. Bagi UKM yang memiliki program kerja yang padat dan sering latihan ia menjanjikan memberi anggaran yang lebih. Sedangkan yang terus tidur diancam tak diberikan anggaran apa-apa. Konsep ini ia sebut mengaliri air kepada mereka yang sering menanam. (025/*)