Direktur Akademik Dikti di Unwar Segera Ubah Cara Mengajar Dosen

Di tengah padatnya agenda Direktur Akademik Ditjen Dikti Dr. Ilah Sailah, M.S. di Bali, PR I Unwar, Drs. Made Yudianthara, MAP., berhasil menggaet Ilah Sailah ke Universitas Warmadewa (Unwar), Sabtu (14/11) kemarin.

Di Unwar, Ilah Saillah memberikan ceramah akademik tentang implementasi KBK dalam meningkatkan mutu akademik di PT. Rektor Unwar, Prof. Dr. Made Sukarsa, S.E., M.S., mengatakan kehadiran direktur akademik di Unwar sangat penting untuk memberi masukan penjabaran KBK ke dalam SAP, silabus dan memotivasi dosen untuk meneliti. Di samping itu untuk memberi pencerahan iklim akademik di Unwar. Makanya ia mengerahkan sebagian besar mahasiswa, dosen dan pejabat di lingkungan Unwar.

Ketika ditanya peran pendidikan mengatasi pengangguran, Ilah Sailah mengatakan ada sesuatu yang perlu segera kita perbaiki. Kesalahan itu harus segera diubah misalnya cara mengajar dosen dan pendekatan yang digunakan saat mengajar.

Direktur Akademik ini mengatakan kurikulum kita terlalu berorientasi pada isi. Jadilah mata kuliah yang padat dengan isi tanpa diketahui untuk apa materi tersebut dipelajari dan dimanfaatkan di kemudian hari. Bagi dia, isi penting diperhatikan namun bagaimana memberi kesempatan mahasiswa kreatif dan terbangun rasa penasarannya.

Kedua, ia melihat gaya mengajar dosen dan guru masih terpusat pada dirinya Gaya mengajar Teacher Learning Centre harus diubah menjadi Student Lerning Centre. Mahasiswa makin kreatif akan membuat dosen tertantang terus mendalami ilmunya. Makanya uji sertifikasi dan tunjangan profesi bagi guru dan dosen dan gaji kehormatan bagi guru besar adalah penghargaan untuk memotivasi mereka memajukan pendidikan. Jika iklim belajar dan mengajar kreatif tercipta ia yakin paper yang dibuat mahasiswa bias dikumpulkan menjadi buku. Makanya ia setuju pada level tertentu diterapkan sistem penggajian dosen dan guru berbasiskan kinerja.

Di bagian lain kita perlu memperbanyak membuka program studi bidang seni dan 14 industri kreatif. Karena di sektor ini kita menciptakan pengusaha, bukan pencari kerja. Pada saaa itu juga diberikan materi soal mengatasi pengangguran oleh Ir. Abdul Basifth Achmad, M.Sc. (025)

About webmaster